• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

NASA Khawatir Rencana Ekspansi Satelit SpaceX Ganggu Observasi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 10 Februari 2022 - 10:59
in Internasional
NASA

Ilustrasi. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) menyuarakan kekhawatirannya tentang rencana ekspansi SpaceX untuk menyebarkan sekitar 30 ribu satelit Starlink untuk memperluas bisnis dari perusahaan milik Elon Musk itu.

Kekhawatiran itu meningkat karena potensi terganggunya kegiatan observasi dan pengawasan astronomi yang dilakukan oleh para peneliti.

BacaJuga:

Trump Cecar Pelanggaran Iran, tapi Bungkam atas Serangan Israel di Lebanon

Trump Optimistis Capai Kesepakatan Damai dengan Iran di Pakistan Besok

Situasi Belum Pasti, Rusia Tetap Evakuasi Ratusan Staf Nuklir dari Iran

“NASA memiliki kekhawatiran dengan potensi peningkatan yang signifikan dalam frekuensi peristiwa konjungsi dan kemungkinan dampak pada misi luar angkasa manusia dan sains NASA,” pesan NASA kepada Komisi Komunikasi Federal AS seperti dikutip dari Reuters, seperti dikutip Antara, Kamis (10/2/2022).

Sebelumnya SpaceX telah menerima otorisasi untuk sekitar 12.000 satelit agar bisa menghadirkan layanan jaringan internet berbasis satelit, dan kini SpaceX berencana untuk melakukan ekspansi dengan meminta otorisasi untuk konstelasi generasi kedua dari 30.000 satelit.

NASA mencatat saat ini ada 25.000 total objek yang dilacak di orbit satelit dan sekitar 6.100 di bawah 600 kilometer.

Ekspansi Gen2 SpaceX tentunya akan menambah objek yang perlu dilacak sebanyak dua kali lipat di orbit dan meningkatkan jumlah objek di bawah 600 kilometer lebih dari lima kali lipat.

Tentu ini menambah kerja para peneliti NASA dan peneliti luar angkasa lainnya untuk dapat melakukan observasi di ruangan yang berada jauh dari jangkauan bumi itu.

Ahli Astrofisika dari Harvard Smithsonian yaitu Jonathan McDowell juga menyuarakan hal yang selaras dengan NASA.

Pria yang juga masuk dalam panel American Astronomical Society (AAS) itu merasa prihatin karena dampak satelit pada astronomi bisa berdampak besar.

“Kami prihatin dengan banyaknya satelit yang mengganggu pengamatan astronomi… Saya pikir kita perlu sedikit lebih banyak pengalaman dengan beberapa ribu satelit yang beroperasi sebelum kami dapat meningkatkan hingga puluhan ribu,” ujarnya.

SpaceX pun hingga kini masih bungkam untuk memberikan tanggapan mengenai kekhawatiran NASA dan para peneliti luar angkasa itu.

Elon Musk sebagai pemilik SpaceX sebelumnya sempat mencuit di akun Twitternya pada pertengahan Januari 2022 bahwa dari ribuan satelit Starlink yang aktif, ada ratusan satelitnya yang akan melakukan perpindahan orbit operasional dalam waktu dekat.

Cuitan itu ditanggapi oleh Amazon. com yang juga memiliki “Kuiper Project” sebuah proyek satelit serupa dengan milik SpaceX dengan meminta Komisi Komunikasi Federal AS mengkaji ulang.

Amazon menilai akan ada potensi satelit miliknya dan SpaceX mengalami tumpang tindih secara orbital dan mampu meningkatkan beban kerja pada sistem Kuiper. (mg2)

Tags: Ekspansi Satelit SpaceXnasa

Berita Terkait.

Trump
Internasional

Trump Cecar Pelanggaran Iran, tapi Bungkam atas Serangan Israel di Lebanon

Jumat, 10 April 2026 - 20:22
trump
Internasional

Trump Optimistis Capai Kesepakatan Damai dengan Iran di Pakistan Besok

Jumat, 10 April 2026 - 15:05
PLTN-Bushehr
Internasional

Situasi Belum Pasti, Rusia Tetap Evakuasi Ratusan Staf Nuklir dari Iran

Kamis, 9 April 2026 - 23:25
Aher
Internasional

DPR RI Kritik Keras Gencatan Senjata AS-Iran: Abaikan Palestina, Perdamaian Timur Tengah Rapuh

Kamis, 9 April 2026 - 22:44
haji
Internasional

Pemerintah Lakukan Terobosan dalam Tata Kelola Haji 2026, Begini Respons Komnas Haji

Kamis, 9 April 2026 - 12:22
sukamta
Internasional

Komisi I Sambut Gencatan Senjata AS-Iran-Israel, Dorong Perdamaian Permanen dan Kemerdekaan Palestina

Kamis, 9 April 2026 - 11:01

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.