• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Sadio Mane Bawa Senegal Juara Piala Afrika

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 7 Februari 2022 - 08:04
in Olahraga
senegal

Kapten timnas Senegal Kalidou Koulibaly mengangkat trofi ketika merayakan sukses mereka menjuarai Piala Afrika 2021 setelah mengalahkan Mesir dalam adu penalti pada partai final di Olembe Stadium, Yaounde, Kamerun, 6 Februari 2022. (REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sadio Mane menebus kegagalannya dalam mengeksekusi tendangan penalti pada babak pertama dengan mengonversi tendangan penalti dalam adu penalti guna membawa Senegal menaklukkan Mesir sehingga menjuarai Piala Afrika perdananya, Senin (7/2/2022) dini hari.

Sadio Mane juga akhirnya mengukuhkan diri sebagai pihak yang menang dalam duel tidak resmi antara dua bintang Liverpool melawan rekannya Mohamed Salah dari Mesir.

BacaJuga:

Perkuat SDM Atlet, UI dan Kemenpora Bahas Pembentukan Prodi Manajemen Olahraga

Iran Lobi FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 dari AS ke Meksiko

Ditahan Borneo FC, Kapten Persib Soroti Sisi Positif dan Desak Evaluasi

Kedua tim bermain 0-0 selama 120 menit dalam final Piala Afrika 2021 di Stade dOlembe, Yaounde, Kamerun, sampai kemudian bintang Liverpool itu sukses memasukkan bola dalam tendangan penalti keduanya pada laga itu untuk membawa Senegal menang 4-2.

Mane menyia-nyiakan peluang membawa Senegal unggul pada menit ketujuh babak pertama ketika penaltinya dimentahkan oleh kiper Mesir Mohamed Abou Gabal.

Sebaliknya Mohamed Salah dan Mesir gagal meraih gelar juara Afrika kedelapan kalinya. Salah tidak sempat menendang dalam adu penalti ini karena sudah tak diperlukan lagi mengingat dua rekannya gagal memasukkan bola, sedangkan hanya satu pemain Senegal yang gagal, demikian seperti dilansir Antara, Senin (7/2/2022).

Sadio Mane mencetak gol kemenangan melalui tendangan penalti saat Senegal merebut gelar Piala Afrika untuk pertama kalinya dengan kemenangan adu penalti 4-2 atas pemenang tujuh kali Mesir menyusul hasil imbang 0-0 dalam penentuan di Yaounde, Minggu.

Penjaga gawang Senegal Edouard Mendy memblok tendangan penalti Mohanad Lasheen dalam adu penalti itu untuk memberi Mane kesempatan memastikan kemenangannya.

Mohamed Abou Gabal sendiri dinobatkan sebagai “man of the match” pertandingan final ini.

Senegal memang pantas menjuarai turnamen ini karena sepanjang 120 menit dalam laga final ini menjadi tim yang jauh lebih baik ketimbang Mesir dengan menciptakan banyak peluang gol yang jauh lebih banyak dan mendominasi lapangan sepanjang laga.

Mesir harus berterima kasih kepada kiper mereka Mohamed Abo Gabal karena dialah yang menjadi aktor sentral yang membawa Mesir memaksa Senegal memainkan adu penalti.

Dia melakukan serangkaian penyelamatan gemilang yang menghindarkan gawang Mesir kebobolan dan sekaligus membuat Mesir empat kali memaksakan pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Sambut Meriah

Sementara rakyat Senegal tumpah ruah dalam pesta merayakan keberhasilan tim sepak bolanya mengalahkan Mesir guna menjuarai Piala Afrika 2021 yang merupakan kali pertama kalinya negara Afrika Barat itu menjuarai turnamen ini setelah puluhan tahun nyaris menjuarainya.

Sorak-sorai, suara klakson mobil, dan kembang api serentak menyambut peluit akhir laga itu di ibukota negara itu di Dakar. Kemenangan yang diraih dengan susah payah dalam adu penalti itu dalam sekejap menghapus reputasi Senegal sebagai salah satu negara sepak bola Afrika yang tak berhasil dalam turnamen ini.

Ribuan orang turun ke jalan. Orang-orang melambaikan bendera dari atap mobil yang melaju kencang. Para penonton berpelukan dan menangis. Orang-orang berlarian ke sebuah pantai di pinggiran utara sembari berseru keras-keras pada malam hari.

“Senegal sudah begitu sering gagal mendapatkan trofi dalam final. Ini melegakan. Akhirnya, kami mendapatkannya!” kata Pape Malick Diba, seorang pedagang berusia 31 tahun yang menari bersama teman-temannya di sebuah fanzone di Dakar di mana para pendukung berjubel menyaksikan siaran langsung laga itu di layar besar.

Sungguh pemandangan langka melihat penggemar sepak bola Senegal tumpah ruah bersama menuntaskan paceklik gelar olahraga mereka. Dalam dua tahun terakhir mereka menderita akibat pembatasan dan kesulitan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Senegal kalah dari Aljazair pada final turnamen ini pada 2019, tetapi memasuki kompetisi tahun ini sebagai favorit juara. Skuad mereka dipenuhi bintang-bintang yang bermain untuk beberapa klub top Eropa dengan yang paling terkenal striker Liverpool Sadio Mane.

Dia mencetak penalti penentu kemenangan dalam adu penalti Minggu waktu setelah setelah gagal mengeksekusi tendangan penalti pada waktu normal yang seharusnya membuat Senegal unggul.

Kemenangan itu mengakhiri sejarah kekalahan yang menyesakkan. Pada 2002 Senegal nyaris kehilangan kesempatan menjadi tim Afrika pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia setelah kalah dari Turki pada babak perpanjangan waktu. Tahun itu juga mereka kalah dalam final Piala Afrika.

Pada Piala Dunia 2018 mereka tersingkir sejak babak penyisihan grup gara-gara aturan baru yang menghukum Senegal karena mendapatkan kartu kuning lebih banyak ketimbang Jepang yang merupakan saingannya dalam fase grup itu.

Tetapi hasil pertandingan final Piala Afrika 2021 dini hari tadi itu telah menutup semua kenangan buruk sebelum ini. (mg3)

Tags: piala afrikaSadio ManeSenegal

Berita Terkait.

Menpora
Olahraga

Perkuat SDM Atlet, UI dan Kemenpora Bahas Pembentukan Prodi Manajemen Olahraga

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:27
Timnas-Iran
Olahraga

Iran Lobi FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 dari AS ke Meksiko

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:44
persib
Olahraga

Ditahan Borneo FC, Kapten Persib Soroti Sisi Positif dan Desak Evaluasi

Senin, 16 Maret 2026 - 21:41
persija
Olahraga

Gagal Bawa Persija Menang, Maxwell: Harapan Juara Belum Mati

Senin, 16 Maret 2026 - 21:31
bola
Olahraga

Borneo FC vs Persib: Maung Bandung Optimistis, Pesut Etam Usung Motivasi Tambahan

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:12
ridho
Olahraga

Persija vs Dewa United: Jaga Asa Juara, Macan Kemayoran Pantang Terpeleset di JIS

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:51

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    1971 shares
    Share 788 Tweet 493
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    753 shares
    Share 301 Tweet 188
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Sejak Usia 4 Tahun Kenalin Tata Surya, 5 Kali Raih Juara Olimpiade Sains Nasional

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.