• Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Koran
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dr Tirta: Infodemik Membuat Masyarakat Bingung soal Covid-19

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 6 Januari 2022 - 04:15
in Nasional
dr tirta

Tangkapan layar Dr. Tirta Mandira Hudhi (kiri) dalam webinar Hasil Survei Nasional 2022 bertajuk "Anak Muda dan COVID-19: Berbhineka Kita Teguh, Ber-Hoax Kita Runtuh" yang diikuti di Jakarta, Rabu (5/1/2022). ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada sekaligus relawan dan penggiat media sosial yang fokus dalam penyebaran Covid-19 Dr. Tirta Mandira Hudhi mengatakan adanya infodemik menyebabkan masyarakat bingung dalam menanggapi kondisi pandemi Covid-19.

“Jika masing-masing orang memberikan pernyataan mengenai Covid-19, yang terjadi adalah adanya infodemik atau banyaknya informasi yang beredar. Sehingga masyarakat menjadi bingung,” kata Tirta dalam webinar Hasil Survei Nasional 2022 bertajuk “Anak Muda dan Covid-19: Berbhineka Kita Teguh, Ber-Hoax Kita Runtuh” yang diikuti di Jakarta, Rabu (5/1/2022).

BacaJuga:

Forum Sesepuh NU Dorong Islah Selesaikan Konflik di Tubuh PBNU

Jadi Pusat Intelektual, Perpustakaan Perguruan Tinggi Harus Bertranformasi

Kemendagri Dirikan Posko Percepatan Penanganan Bencana di Tapanuli Utara

Belajar dari pengalaman Senin (3/1/2022) lalu, di mana masyarakat dihebohkan dengan adanya Florona yang dianggap sebagai varian baru dari Covid-19, Tirta menjelaskan hal itu merupakan dampak dari banyaknya informasi dari media yang tidak sinkron dalam melaporkan suatu isu.

Pada Florona, banyak pihak menyiarkan varian itu merupakan gabungan dari Covid-19 dengan influenza. Sama seperti Delmicron yang sebelumnya dikatakan merupakan varian yang berasal dari gabungan Delta dan Omicron. Padahal, nama varian itu hanya berasal dari segelintir orang yang mengunggahnya ke media sosial.

Baca Juga: Status Pandemi Covid-19 Diperpanjang

Sama halnya dengan kebijakan karantina yang terus mendebatkan penetapan jumlah hari pada pelaku perjalanan. Meskipun kebijakan yang dibuat berdasarkan pada kondisi terkini, namun informasi yang berubah-ubah justru membingungkan.

Menurut Tirta, terlalu banyak pihak yang memberikan pernyataan akan Covid-19 justru membuat masyarakat bingung dalam menyaring mana berita yang akurat atau hoaks. Akhirnya, masyarakat lebih memilih untuk mempercayai informasi yang beredar pada grup Whatsapp maupun Instagram.

Dalam hal ini, tidak hanya pengguna media sosial tetapi juga kementerian terkait seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika maupun Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Dia menyarankan pada pemerintah untuk memutuskan kembali siapa pihak yang berkompeten dalam bidangnya dan sesuai lembaga yang menaunginya untuk mengumumkan situasi terkini dari Covid-19.

Selain itu untuk juru bicara, diharapkan pemerintah dapat meminta bantuan dari para ahli yang berkompeten pada bidangnya serta dapat berkomunikasi dengan baik supaya edukasi pada masyarakat dapat tersampaikan lebih baik lagi.

“Penyampaian edukasi covid itu oleh orang-orang yang kompeten dan dalam satu organisasi atau kementerian saja. Jika masing-masing orang memberikan pernyataan, yang terjadi adalah adanya infodemik atau banyaknya informasi yang beredar, sehingga masyarakat bingung,” tegas dia seperti dikutip Antara, Rabu (5/1/2022).

Meskipun menurutnya saat ini penduduk Indonesia sudah lebih pintar dan cermat dalam menanggapi sebuah berita, tetapi alangkah lebih baik bila para ahli juga membantu pemerintah dengan mengedukasi masyarakat melalui berbagai platform seperti media sosial yang ada baik Twitter atau siaran langsung Instagram supaya dapat memberikan penerangan pada masyarakat.

Agar media sosial masyarakat lebih banyak berisi mengenai informasi akurat dan mencerdaskan dibandingkan dengan informasi yang bersifat sensasional ataupun hoaks tidak mendasar.

“Inilah yang harus kita perbaiki bersama untuk anak muda kita sekarang. Mungkin stigma anak muda percaya konspirasi tidak semua, saya percaya Indonesia masih punya harapan,” kata Tirta. (mg1)

Tags: covid-19dr TirtaInfodemikMasyarakat
Berita Sebelumnya

CSIS: MK Harus Mandiri dan Tegas

Berita Berikutnya

Koran Indoposco Edisi 06 Januari 2022

Berita Terkait.

17645058735646037023883913642414
Nasional

Forum Sesepuh NU Dorong Islah Selesaikan Konflik di Tubuh PBNU

Senin, 1 Desember 2025 - 02:24
WhatsApp Image 2025-11-30 at 21.04.52
Nasional

Jadi Pusat Intelektual, Perpustakaan Perguruan Tinggi Harus Bertranformasi

Senin, 1 Desember 2025 - 00:25
1000672945
Nasional

Kemendagri Dirikan Posko Percepatan Penanganan Bencana di Tapanuli Utara

Minggu, 30 November 2025 - 22:52
IMG-20251130-WA0024
Nasional

Tekad, Empati, dan Penerimaan: 3 Pilar Pendidikan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Minggu, 30 November 2025 - 22:27
IMG-20251130-WA0022
Nasional

Kunjungi Pasar Senen, Menteri UMKM Janji Carikan Solusi untuk Pedagang Thrifting

Minggu, 30 November 2025 - 22:16
Kapolri-dan-Munir
Nasional

PWI Harap Negara Ambil Peran Sentral Jaga Industri Media di Indonesia

Minggu, 30 November 2025 - 21:49
Berita Berikutnya
koran indoposco

Koran Indoposco Edisi 06 Januari 2022

BERITA POPULER

  • hujan

    Hujan dan Banjir Kader KB Asahan Tetap Antar MBG 3B

    808 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Dedi Mulyadi: Siswa Masuk Barak Militer Bukan Latihan Perang, Bantu Kesehatan Mental

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
  • Persik vs Semen Padang: Macan Putih siap Mental, Kabau Sirah punya Momentum

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Biem Benyamin Apresiasi SMAN 49 Jakarta Bebas Perundungan

    659 shares
    Share 264 Tweet 165
  • DPR Tegaskan Tak Boleh Ada Penolakan Pasien, Imbas Meninggalnya Ibu dan Bayi Ditolak 4 Rumah Sakit

    657 shares
    Share 263 Tweet 164
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.