• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Trauma Mati Massal, Pemilik Keramba di Danau Maninjau Panen Dini

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 14 Desember 2021 - 18:24
in Nusantara
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejumlah petani ikan keramba jaring apung(KJA) Danau Maninjau, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat melakukan panen ikan secara dini dalam mengantisipasi kerugian setelah ikan itu mati akibat oksigen berkurang di danau vulkanik tersebut.

Salah seorang petani di Nagari Koto Gadang Anam Koto, Nami di Lubukbasung, Selasa, mengatakan petani memanen ikan secara dini agar tidak mati, karena kondisi air atau oksigen di danau berkurang.

BacaJuga:

Dukung Pengawasan Ketat Dana Rp1,6 Triliun untuk Aceh, Komisi II: Jangan Sampai Melenceng

3 Ribu Peserta Banjiri Turnamen Domino Bupati Cup II 2026, Ekonomi Lokal Melejit dan Hotel Ludes Terpesan

Bermagnitudo 4,3, Pusat Gempa di Sumba Timur di Darat Kedalaman 20 Km

“Seharusnya panen ikan ini beberapa minggu ke depan, dengan kondisi danau seperti ini, terpaksa dipanen agar kami tidak mengalami kerugian cukup besar setelah ikan mati secara massal,” tuturnya.

Untuk bibit ikan yang baru ditebar, tambahnya, hanya dibiarkan di dalam keramba jaring apung dan tidak mungkin dipanen.

Dengan kondisi itu, total ikan miliknya yang mati sekitar 2 ton dengan kerugian sekitar Rp30 juta.

“Total keramba yang saya miliki 16 petak dan ikan ini panen selama 3 bulan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam Rosva Deswira menambahkan pihaknya telah mengimbau petani untuk melakukan panen ikan agar tidak merugi.

Selain itu, mengumpulkan bangkai ikan dan tidak membuang di danau, sehingga tidak terjadi pencemaran.

“Kita telah mengingatkan warga agar memanen ikan segera dan tidak membuang bangkai ikan di danau,” kata dia.

Ia menambahkan kematian ikan secara massal itu setelah curah hujan diiringi angin kencang melanda daerah itu.

Akibat, terjadi pembalikan masa air, sehingga berkurangnya oksigen di danau vulkanik tersebut.

Setelah itu ikan mengalami pusing. Beberapa jam setelah itu, ikan menjadi mati dan terapung ke permukaan.

“Kematian ikan ini tersebar di empat nagari dengan jumlah sekitar ratusan ton,” ucapnya. (mg4)

 

Tags: Danau Maninjaudanau vulkanikKepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam Rosva Deswirapetani ikan keramba jaring apung

Berita Terkait.

Armada Laut Jadi Andalan, Pertamina Jaga Napas Energi Nusantara
Nusantara

Dukung Pengawasan Ketat Dana Rp1,6 Triliun untuk Aceh, Komisi II: Jangan Sampai Melenceng

Minggu, 12 April 2026 - 20:35
Turnamen
Nusantara

3 Ribu Peserta Banjiri Turnamen Domino Bupati Cup II 2026, Ekonomi Lokal Melejit dan Hotel Ludes Terpesan

Minggu, 12 April 2026 - 16:09
Gempa-SUmba-Timur
Nusantara

Bermagnitudo 4,3, Pusat Gempa di Sumba Timur di Darat Kedalaman 20 Km

Minggu, 12 April 2026 - 07:49
Update Pengungsi Korban Gempa di Flores Timur, BNPB: 285 KK Pilih Tidur di Tenda Mandiri
Nusantara

Update Pengungsi Korban Gempa di Flores Timur, BNPB: 285 KK Pilih Tidur di Tenda Mandiri

Sabtu, 11 April 2026 - 12:26
Prakiraan Cuaca di Jakarta Akhir Pekan, Didominasi Berawan hingga Hujan Ringan
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,3 Guncang Ransiki di Papua

Sabtu, 11 April 2026 - 08:16
BB
Nusantara

Pemulihan Ekonomi Pascabencana, Dompet Dhuafa Gulirkan Bantuan Puluhan Nelayan

Jumat, 10 April 2026 - 19:41

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2398 shares
    Share 959 Tweet 600
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    822 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    786 shares
    Share 314 Tweet 197
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    754 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.