• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Perbaikan Sektor Kesehatan Sokong Inflasi dan PMI Manufaktur

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 2 November 2021 - 15:30
in Ekonomi
Inflasi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan kepada mahasiswa baru Monash University pada acara Orientasi Monash University yang digelar secara virtual (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perbaikan kondisi sektor kesehatan, khususnya terkait kasus Covid-19, telah mampu menyokong inflasi dan PMI Manufaktur yang mencetak level baik.

“Stabilnya angka inflasi disokong oleh membaiknya kondisi di sektor kesehatan sehingga aktivitas masyarakat kembali bergerak dan konsumsi kembali meninggi,” kata Menko Airlangga Hartarto di Jakarta, seperti dikutip Antara, Selasa (2/11/2021).

BacaJuga:

Harga Minyak Dunia Melonjak, DPR Ingatkan Pemerintah Siapkan Langkah Cepat Jaga Ekonomi

Selama Libur Lebaran, Whoosh Berhasil Jual 293.000 Tiket

Monas Bergelora, Bazar “Istana untuk Rakyat” Dongkrak Ekonomi UMKM Pascalebaran

Menko Airlangga mengatakan perbaikan sektor kesehatan membuat aktivitas masyarakat kembali bergerak sehingga konsumsi pun turut meningkat.

Baca Juga : Pemkot Depok Siapkan Strategi Dorong Pemulihan Ekonomi

Inflasi Indonesia pada Oktober 2021 terkendali dan stabil di tengah pemulihan ekonomi domestik yakni sebesar 0,12 persen (mtm), 1,66 persen (yoy), dan 0,93 persen (ytd).

Salah satu pendukung realisasi ini adalah kelompok pengeluaran transportasi yang meningkat khususnya angkutan udara seiring pelonggaran kebijakan PPKM.

Inflasi kelompok transportasi sebesar 0,33 persen (mtm) dan memberikan andil sebesar 0, 04 persen yang utamanya disumbang oleh kenaikan harga pada tarif angkutan udara dengan andil 0,03 persen.

Baca Juga : IMF Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Global 2021 Turun

Kondisi ini mendorong komponen harga diatur pemerintah (Administered Prices/AP) mengalami inflasi sebesar 0,33 persen (mtm), dan menjadi penyumbang terbesar inflasi Oktober sebesar 0,06 persen.

Untuk komponen harga bergejolak (Volatile Food/VF) kembali mengalami inflasi sebesar 0,07 persen (mtm) dan 3,16 persen (yoy) setelah dua bulan mengalami deflasi karena penurunan harga beberapa komoditas hortikultura.

Pada Oktober 2021 cabai merah justru menyumbang andil mencapai 0,05 persen atau mengalami inflasi sebesar 20,86 persen (mtm) sehingga perlu diwaspadai mengingat saat ini telah masuk musim penghujan.

Komoditas pangan lainnya yang mengalami kenaikan harga dan memberikan andil inflasi yakni minyak goreng 0,05 persen dan daging ayam ras 0,02 persen.

Untuk beberapa komoditas VF yang mengalami penurunan harga dan menyumbang deflasi yakni telur ayam ras minus 0,03 persen, tomat minus 0,02 persen, serta bawang merah, sawi hijau, bayam, kangkung masing-masing minus 0,01 persen.

Inflasi inti tetap menyumbang inflasi Oktober 2021 dengan andil mencapai 0,05 persen walaupun secara bulanan inflasi inti sebesar 0,07 persen (mtm) masih lebih rendah dari inflasi inti September 2021 sebesar 0,13 persen (mtm).

Selain itu perbaikan permintaan domestik tersebut juga tercermin dari Purchasing Managers’Index (PMI) yang dilaporkan IHS Markit pada Oktober 2021 berada pada posisi ekspansif di level 57,2.

Nilai tersebut naik dari posisi bulan sebelumnya yang berada di level 52,2 sehingga menggambarkan bahwa kondisi aktivitas usaha kembali menggeliat di seluruh sektor manufaktur Indonesia selama dua bulan berturut-turut.

Nilai PMI negara-negara di ASEAN lainnya juga telah berada di level ekspansif, namun masih berada di bawah level Indonesia seperti Malaysia 52,2, Vietnam 52,1, dan Thailand 50,9.

Menko Airlangga pun memastikan pemerintah akan terus mengantisipasi transmisi kenaikan harga komoditas global dengan menjaga pasokan dalam negeri serta memastikan kelancaran distribusi terutama menjelang dan selama Hari Natal.

“Pemerintah meyakini bahwa target inflasi sampai akhir 2021 akan tetap dijaga dalam rentang sasaran,” ujar Airlangga. (mg2)

Tags: InflasiKemenko PerekonomianPMI ManufakturSektor Kesehatan

Berita Terkait.

kapal
Ekonomi

Harga Minyak Dunia Melonjak, DPR Ingatkan Pemerintah Siapkan Langkah Cepat Jaga Ekonomi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:14
Juwono Sudarsono Dimakamkan secara Militer di TMP Kalibata
Ekonomi

Selama Libur Lebaran, Whoosh Berhasil Jual 293.000 Tiket

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:29
Monas Bergelora, Bazar “Istana untuk Rakyat” Dongkrak Ekonomi UMKM Pascalebaran
Ekonomi

Monas Bergelora, Bazar “Istana untuk Rakyat” Dongkrak Ekonomi UMKM Pascalebaran

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:29
PHM Percepat Proyek Manpatu, Siap Dongkrak Produksi Gas dan Kondensat
Ekonomi

PHM Percepat Proyek Manpatu, Siap Dongkrak Produksi Gas dan Kondensat

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:41
Festival Penuh Makna, United Tractors Hadirkan Ruang Kolaborasi dan Kepedulian
Ekonomi

Festival Penuh Makna, United Tractors Hadirkan Ruang Kolaborasi dan Kepedulian

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:14
wo
Ekonomi

Gelar Ratas Bersama 15 Menteri, Prabowo Bahas Strategi Ekonomi dan Energi di Tengah Dinamika Global

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:04

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Terungkap, Ini Penyebab Mohamed Salah Umumkan Hengkang dari Liverpool Lebih Cepat

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.