• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Indonesia Terus Kembangkan Kerja Sama Pendidikan Antarnegara ASEAN

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 4 Oktober 2021 - 14:11
in Nasional
indoposco
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Iwan Syahril, menghadiri pertemuan East Asian Summit Education Ministers Meeting ke-5 (5th EAS EMM) yang merupakan salah satu rangkaian pertemuan ASEAN Plus Three Education Ministers Meeting ke-5 (5th APT EMM). Sebagai Ketua Delegasi Indonesia, kehadiran Dirjen GTK dalam pertemuan tingkat Menteri tersebut mewakili Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim.

Pertemuan tersebut untuk memantau perkembangan dan rencana kerja sama pendidikan dalam lingkup kerja sama antarnegara anggota ASEAN, ASEAN Plus Three (APT), dan East Asian Summit (EAS). Dirjen Iwan memberikan apresiasi kepada seluruh negara yang terlibat dalam kegiatan yang berlangsung pada tanggal 29 September s.d. 1 Oktober 2021 secara virtual itu.

BacaJuga:

Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

Kakorlantas Sebut Mudik 2026 Nihil Insiden Menonjol di Tengah Laka Maut Tol Pejagan

Peserta yang hadir saling bertukar cerita bagaimana mereka menghadapi tantangan di sektor pendidikan selama pandemi Covid-19. Iwan berpendapat bahwa setiap negara memiliki definisi masing-masing terkait pemulihan pasca Covid-19. Namun, setidaknya ada dua benang merah yang sama.

“Setidaknya ada kesamaan pada dua aspek definisi pemulihan pandemi. Pertama, kelompok yang terpinggirkan dan rentan adalah yang paling terkena dampak pandemi. Mereka memiliki risiko lebih tinggi untuk tertinggal. Jadi, apakah kita akan menutup atau membuka kembali sekolah, menerapkan pembelajaran digital atau hibrida, kita harus mengatasinya. Dengan kata lain, upaya pemulihan harus inklusif,” ucapnya secara virtual, pada Rabu (29/9).

Kedua, lanjut Iwan, karena berbagai keterbatasan akibat pandemi, kehilangan pembelajaran menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi. Karena alasan yang sama, pembelajaran sangat terfokus pada bagaimana siswa dapat memperoleh keterampilan atau kompetensi dasar. “Melek huruf dan berhitung menjadi prioritas dalam pemulihan, di samping pentingnya mengembangkan soft skills dan pendidikan karakter,” ujarnya.

Dalam pidatonya, Dirjen GTK juga memberikan informasi kepada seluruh negara APT bahwa Indonesia akan diamanahi dunia untuk memegang keketuaan G20, serta mengharapkan Menteri-Menteri negara ASEAN Plus Three untuk memberikan dukungan, terutama dalam Education Working Group. Melalui pertemuan tersebut disepakati bahwa seluruh menteri yang terlibat akan selalu mengembangkan dan memperkuat kerja sama, terutama dalam beberapa isu pendidikan seperti pendidikan dan pelatihan teknis dan vokasi (TVET) dan penggunaan teknologi digital dalam pendidikan, serta pelaksanaan program pertukaran dalam pengembangan kompetensi pelajar.

Rangkaian Pertemuan ASEAN on Education

Pertemuan pertama dalam rangkaian pertemuan ASEAN on Education adalah Senior Officials Meeting on Education yang ke-16 (16th SOM-ED), yang dihadiri oleh seluruh Senior Official Kementerian Pendidikan 10 negara anggota ASEAN.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai macam hal salah satunya mengenai implementasi Work Plan on Education 2021-2021. ASEAN Work Plan merupakan dokumen yang disusun berdasarkan kondisi pendidikan di Asia Tenggara, untuk selanjutnya setiap negara anggota ASEAN berkomitmen untuk mengimplementasikan kegiatan yang ada di dalamnya sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Asia Tenggara.

Selain itu, dalam forum tersebut juga ditunjukkan bagaimana respons pemerintah dalam melaksanakan pendidikan di tengah pandemi Covid-19. Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI), Saryadi, selaku Kepala Delegasi Indonesia, menyebutkan beberapa hal yang telah dilakukan kementerian. Ia memperlihatkan video terkait peningkatan kapasitas guru dalam masa pandemi. Video tersebut dapat diakses melalui link: https://drive.google.com/file/d/1upO5HHKN4eTWcMfY6PsjuPrHrYUAjocZ/view

Pertemuan kedua, the eleventh ASEAN Plus Three Senior Officials Meeting on Education (11th APT SOM-ED), dihadiri oleh Senior Official Kementerian Pendidikan 10 Negara anggota ditambah dengan 3 negara diluar ASEAN yaitu Jepang, Korea, dan China. 11th APT SOM-ED dilaksanakan dari pagi hingga siang hari, untuk selanjutnya dilanjutkan dengan pertemuan the Sixth East Asian Summit Senior Officials Meeting on Education (6th EAS SOM-ED) pada siang hingga sore harinya.

Dalam forum ini, Direktur Saryadi memberikan perkembangan terkini terkait APT Seminar on East ASEAN Studies at major Universities dan APT Student Camp. “Kegiatan tersebut rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2022 secara blended,” ujarnya. (adv)

Tags: ASEANEAS EMMkemendikbudristekpendidikan

Berita Terkait.

Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%
Nasional

Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

Kamis, 26 Maret 2026 - 05:53
Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%
Nasional

Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:34
Kakorlantas Sebut Mudik 2026 Nihil Insiden Menonjol di Tengah Laka Maut Tol Pejagan
Nasional

Kakorlantas Sebut Mudik 2026 Nihil Insiden Menonjol di Tengah Laka Maut Tol Pejagan

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:21
Transparansi Sistemik Jadi Kunci dalam Penguatan Akuntabilitas Audit
Nasional

Transparansi Sistemik Jadi Kunci dalam Penguatan Akuntabilitas Audit

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:07
Kemenkop Tegaskan Pembangunan Fisik Kopdes Merah Putih Harus di Atas Tanah “Clean and Clear”
Nasional

Kemenkop Tegaskan Pembangunan Fisik Kopdes Merah Putih Harus di Atas Tanah “Clean and Clear”

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:32
Pantau
Nasional

BPH Migas: Pasokan Gas Bumi Aman Selama Periode Idulfitri

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:05

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2675 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Besok, CFD Jakarta Ditiadakan selama Libur Lebaran 2026

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.