• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Taliban Bantah Ada Pemimpinnya Tewas dalam Perpecahan Internal

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 15 September 2021 - 04:35
in Internasional
Anggota pasukan keamanan Taliban berjaga-jaga di pasar pertukaran uang di Kabul, Afghanistan, (4/9/2021). Foto: ANTARAREUTERS

Anggota pasukan keamanan Taliban berjaga-jaga di pasar pertukaran uang di Kabul, Afghanistan, (4/9/2021). Foto: ANTARAREUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Taliban membantah seorang pejabat tinggi mereka tewas dalam kontak senjata menyusul adanya desas-desus perpecahan internal dalam kelompok militan itu.

Juru bicara Taliban, Sulail Shaheen, menyatakan Mullah Abdul Ghani Baradar, mantan kepala kantor politik Taliban yang diangkat menjadi Wakil Perdana Menteri Afghanistan pekan lalu, merilis pesan suara yang membantah klaim bahwa Baradar telah tewas atau terluka dalam sebuah bentrokan.

BacaJuga:

Permintaan Donald Trump Sepi Dukungan, Inggris Sebut Operasi Pengamanan Selat Hormuz Bukan Misi NATO

Perkuat Diplomasi Parlemen, BKSAP DPR Dukung Aksesi Indonesia ke OECD

Sesumbar Operasi Terperinci, Israel Abaikan Fakta Tel Aviv yang Lumpuh Total

“Dia mengatakan itu bohong dan sama sekali tidak berdasar,” kata Shaheen dalam sebuah cuitan di Twitter seperti dikutip Antara, Selasa (14/9/2021).

Taliban merilis rekaman video yang memperlihatkan Baradar berada dalam sebuah pertemuan di kota selatan Kandahar.

Bantahan mengenai tertembaknya salah satu pentolan Taliban itu muncul setelah adanya desas-desus yang beredar dalam beberapa hari terakhir dan menyebutkan para pendukung Baradar bentrok dengan pendukung Sirajuddin Haqqani.

Haqqani adalah kepala jaringan Haqqani yang berbasis di dekat perbatasan Afghanistan dan Pakistan. Dia dituduh bertanggung jawab atas beberapa serangan bunuh diri terburuk selama perang di negara itu.

Rumor itu muncul di tengah spekulasi tentang adanya persaingan antara komandan militer seperti Haqqani dengan para pemimpin dari kantor politik Taliban di Doha seperti Baradar, yang memimpin upaya diplomatik dalam mencapai penyelesaian damai dengan AS. Taliban telah berulang kali membantah spekulasi tentang adanya perpecahan tersebut.

Baradar juga pernah diisukan akan menjadi kepala pemerintahan Taliban, memang tidak terlihat di depan publik selama beberapa pekan. Dia juga tidak termasuk dalam delegasi menteri yang bertemu dengan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani di Kabul.

Selain itu, pemimpin tertinggi Mullah Haibatullah Akhundzada juga tak terlihat di depan publik sejak Taliban berhasil merebut Kabul pada 15 Agustus. Walau dia sempat mengeluarkan pernyataan ketika pemerintahan baru dibentuk pekan lalu.

Spekulasi tentang perpecahan para pemimpin Taliban tersebut disulut oleh situasi seputar kematian pendiri kelompok itu, Mullah Omar, yang baru diumumkan pada 2015 atau dua tahun setelah kematiannya. (wib)

Tags: Pemimpinnya TewasPerpecahan InternalTaliban

Berita Terkait.

SELAT
Internasional

Permintaan Donald Trump Sepi Dukungan, Inggris Sebut Operasi Pengamanan Selat Hormuz Bukan Misi NATO

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:04
wondo
Internasional

Perkuat Diplomasi Parlemen, BKSAP DPR Dukung Aksesi Indonesia ke OECD

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:11
aviv
Internasional

Sesumbar Operasi Terperinci, Israel Abaikan Fakta Tel Aviv yang Lumpuh Total

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:05
kazakstan
Internasional

Hasil Referendum di Kazakhstan: 87 Persen Lebih Warga Dukung Konstitusi Baru

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:44
israel
Internasional

Israel Jadikan Kota Tua Yerusalem Barak Militer, Masjid Al-Aqsa Ditutup saat Ramadan 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:30
abbas
Internasional

Sindir Permintaan Bantuan Trump ke NATO, Iran Tegaskan Selat Hormuz Tertutup bagi Musuh

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:11

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    1869 shares
    Share 748 Tweet 467
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    687 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Sejak Usia 4 Tahun Kenalin Tata Surya, 5 Kali Raih Juara Olimpiade Sains Nasional

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.