• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Seperti Api Abadi, Orang Amerika Peringati 11 September

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 12 September 2021 - 12:40
in Internasional
indoposco

Warga memotret instalasi seni Tribute in Light pada peringatan 20 tahun peristiwa serangan 11 September di New York, AS (11/9/2021). Antara /Carlos Barria/aww.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dua puluh tahun setelah pembajak menabrakkan pesawat ke World Trade Center (WTC) di Kota New York dan Pentagon di luar Washington, orang Amerika Serikat (AS) berkumpul pada Sabtu (11/9) untuk mengingat hampir 3 ribu orang yang tewas pada 11 September 2001.

Orang AS merenungkan bagaimana serangan itu membentuk kembali masyarakat dan membuat AS jatuh ke dalam perang yang tak terelakkan.

BacaJuga:

700 Rudal Ditembakkan ke Target AS-Israel, Iran Sebut Stok Senjata Masih Melimpah

Erdogan Kecam Israel, Sebut Serangan ke Fasilitas Sipil Seperti di Gaza

WHO Soroti Serangan Israel ke Layanan Kesehatan Lebanon, 14 Petugas Tewas

Upacara 11 September di tugu peringatan Manhattan dimulai dengan mengheningkan cipta pada 08:46 waktu setempat, Presiden Joe Biden hadir, kepalanya tertunduk.

Mike Low, pembicara pertama hari itu, menggambarkan” kesedihan yang tak tertahankan” yang disebabkan oleh kematian putrinya, Sara, seseorang pramugari di pesawat yang menabrak Menara Utara dari World Trade Center.

“Ingatan saya kembali ke hari yang mengerikan ketika rasanya seperti hantu jahat turun ke dunia kita, tetapi itu juga saat ketika banyak orang bertindak di atas dan di luar kebiasaan. Warisan dari Sara, yang menyala seperti api abadi,”katanya.

Para kerabat kemudian mulai membacakan nama-nama 2.977 korban kepada ribuan orang yang berkumpul di pagi yang sejuk dan cerah.

Upaca peringatan itu dihadiri mantan Presiden Barack Obama dan Hillary Clinton.

Sementara itu Bruce Springsteen menyanyikan “Ill See You in My Dreams”. Penari di Lincoln Center tampil dengan jubah perak dan putih, menandakan abu dan kemurnian orang yang tewas.

Setelah meninggalkan lokasi kejadian, Biden menuju ke Shanksville, Pennsylvania.

Kunjungan terakhir Biden adalah ke Pentagon, markas besar Departemen Pertahanan AS di Arlington, Virginia, untuk memberikan penghormatan kepada 184 orang yang tewas di sana dalam kecelakaan Penerbangan 77.

Peringatan telah menjadi tradisi tahunan tetapi hari Sabtu (11/9) memiliki makna khusus, yang oleh orang dipandang sebagai titik balik dalam sejarah AS.

Sebagai pengingat menyakitkan dari perubahan itu, hanya beberapa minggu yang lalu AS dan pasukan sekutu menyelesaikan penarikan dari perang yang dimulai Amerika Serikat di Afghanistan sebagai pembalasan atas serangan 11 September-yang menjadi perang terpanjang dalam sejarah AS.

Dan pandemi Covid-19, yang sejauh ini telah merenggut lebih dari 655 ribu jiwa di AS, terus berlanjut.

Dalam sebuah upacara di Pentagon, Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark Milley berbicara tentang 2.461 anggota militer AS yang tewas di Afghanistan, termasuk 13 tentara AS yang tewas dalam Bom Kabul.

Berbicara di Shanksville, mantan Presiden George W. Bush, mengatakan persatuan yang ditunjukkan setelah serangan itu tampak jauh berbeda dari perpecahan yang sekarang memisahkan Amerika.

“Kekuatan jahat tampaknya bekerja dalam kehidupan kita bersama,” katanya. (mg1)

Tags: 9/11Amerika Serikatperingatan 11 septemberwtc

Berita Terkait.

Rudal
Internasional

700 Rudal Ditembakkan ke Target AS-Israel, Iran Sebut Stok Senjata Masih Melimpah

Senin, 16 Maret 2026 - 11:46
Erdogan
Internasional

Erdogan Kecam Israel, Sebut Serangan ke Fasilitas Sipil Seperti di Gaza

Senin, 16 Maret 2026 - 09:04
Asap
Internasional

WHO Soroti Serangan Israel ke Layanan Kesehatan Lebanon, 14 Petugas Tewas

Senin, 16 Maret 2026 - 00:04
Pemandangan
Internasional

Serangan Pemukim Israel di Tepi Barat Tewaskan Seorang Warga Palestina

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:09
iran
Internasional

Serangan Israel-AS Tewaskan Ratusan Siswi di SD, Kedubes Iran: Itu Kejahatan Perang

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:02
libanono
Internasional

Indonesia Kutuk Eskalasi Serangan Zionis Israel ke Lebanon

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:11

BERITA POPULER

  • osn

    Sejak Usia 4 Tahun Kenalin Tata Surya, 5 Kali Raih Juara Olimpiade Sains Nasional

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • BPN Banten Serahkan Sertifikat PTSL 2026 Secara Door to Door di Mancak

    676 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Reaksi Tak Terduga Staf HYBE terhadap Truk Protes Heeseung Eks ENHYPEN Picu Harapan

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Bareskrim Ungkap Modus Pelaku Pelecehan Seksual Atlet Panjat Tebing

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.