• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

PPKM Longgar, Hunian Hotel di Puncak-Cipanas Langsung Melonjak

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 4 September 2021 - 20:41
in Megapolitan
indoposco

Vila Cipendawa di Kecamatan Pacet, Cianjur, Jawa Barat, menjadi salah satu vila favoriet pendatang dari luar kota untuk menghabiskan liburan di Kawasan Puncak-Cipanas. Foto : Antara/Ahmad Fikri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tingkat hunian hotel di kawasan Puncak-Cipanas, Cianjur, Jawa Barat pekan ini mencapai 70 persen mengalami peningkatan di pekan lalu, bahkan pengelola terpaksa menolak tamu yang datang karena mematuhi aturan yang diterapkan pemerintah, sehingga berimbas naiknya pengunjung vila.

Ketua PHRI Cianjur, Nano Indra Praja saat dihubungi Sabtu, mengatakan okupansi meningkat baru pekan ini, setelah Cianjur masuk dalam PPKM level 2, dimana sejumlah kelonggaran diberikan termasuk tempat wisata kembali dibuka, sehingga angka kunjungan kembali meningkat.

BacaJuga:

Wahana Makmur Sejati Bina 56 SMK untuk Tingkatkan Kompetensi Vokasi

Stasiun Bekasi Jadi Simpul Integrasi Transportasi saat Arus Mudik Lebaran 2026

Berbagi Takjil Malah Bawa Sajam, Polisi Sita Samurai dan Puluhan Petasan

“Laporan dari anggota PHRI Cianjur, tingkat hunian meningkat hingga 50 persen, bahkan ada yang mencapai 70 persen. Kalau tidak ada penerapan ganjil genap, kemungkinan hotel di kawasan Puncak-Cipanas, akan terisi penuh,” katanya.

Namun ungkap, dia, pihaknya mendukung penerapan yang diberlakukan pemerintah, sebagai upaya menekan eforia warga dari berbagai wilayah untuk berbondong-bondong mendatangi tempat wisata terutama di wilayah Cianjur, hal tersebut sebagai upaya menekan mobilitas pendatang yang sulit dikontrol.

“Kita tetap mendukung aturan yang diterapkan pemerintah dan kami siap menjalankan agar tidak menjadi penyebab kembali tingginya penularan COVID-19. Saat ini, kami bersyukur roda perekonomian sudah kembali berjalan dan tingkat kunjungan mulai terlihat,” katanya.

Manager Marcom Le Eminence Hotel Muhamad Rizky Sutrisna, mengatakan minggu ini, tingkat hunian di hotel tersebut, mencapai 70 persen atau 260 kamar terisi. Jika tidak ada penerapan ganjil genap di jalur Puncak-Cianjur, dapat mencapai 100 persen karena banyak pesanan yang dibatalkan.

“Kalau tidak ada penerapan ganjil genap dari 360 kamar yang ada sudah terpesan, namun seratusan pesanan dibatalkan karena penerapan ganjil genap. Namun ada untungnya juga, sebagian kecil tamu yang menginap memperpanjang sewa kamar untuk menghindari ganjil genap,” ujarnya dikutip Antara.

Sementara pengelola vila di kawasan Pacet-Cipanas, kebanjiran pesanan vila sejak dua hari terahir, dimana dari puluhan vila yang mereka kelola, sebagian besar terisi penuh hingga Minggu. Sebagian besar penyewa merupakan warga luar kota yang tidak dapat memesan hotel.

“Sejak Jumat, dari 23 vila berbagai tipe yang saya kelola, 15 diantaranya sudah terisi. Sedangkan hari ini, sudah seluruhnya terisi. Selama penerapan PPKM, baru minggu ini, kami kebanjiran penyewa,” kata Hilal pengelola vila di Kecamatan Pacet. (aro)

Tags: bogorcianjurpuncakWisatawan

Berita Terkait.

AHM
Megapolitan

Wahana Makmur Sejati Bina 56 SMK untuk Tingkatkan Kompetensi Vokasi

Senin, 16 Maret 2026 - 23:39
kai
Megapolitan

Stasiun Bekasi Jadi Simpul Integrasi Transportasi saat Arus Mudik Lebaran 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 21:21
Berbagi Takjil Malah Bawa Sajam, Polisi Sita Samurai dan Puluhan Petasan
Megapolitan

Berbagi Takjil Malah Bawa Sajam, Polisi Sita Samurai dan Puluhan Petasan

Senin, 16 Maret 2026 - 19:25
Masyarakat Bubarkan Penjual Tramadol Pakai Kembang Api, DPRD Desak Aparat Bertindak
Megapolitan

Masyarakat Bubarkan Penjual Tramadol Pakai Kembang Api, DPRD Desak Aparat Bertindak

Senin, 16 Maret 2026 - 16:31
HIPMI
Megapolitan

Ramadhan 2026: Hipmi Kepulauan Seribu Santuni Anak Yatim dan Bagikan Sembako

Senin, 16 Maret 2026 - 12:07
Mendung
Megapolitan

H-5 Idulfitri Cuaca di Jakarta Relatif Bersahabat, Cenderung Cerah Berawan

Senin, 16 Maret 2026 - 08:13

BERITA POPULER

  • osn

    Sejak Usia 4 Tahun Kenalin Tata Surya, 5 Kali Raih Juara Olimpiade Sains Nasional

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    799 shares
    Share 320 Tweet 200
  • BPN Banten Serahkan Sertifikat PTSL 2026 Secara Door to Door di Mancak

    676 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Reaksi Tak Terduga Staf HYBE terhadap Truk Protes Heeseung Eks ENHYPEN Picu Harapan

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Api Diduga Berasal dari Pabrik Kerupuk, 10 Rumah di Bintaro Permai Ludes Terbakar

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.