• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

PM Thailand Lolos Dari Mosi Tak Percaya di Parlemen

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 4 September 2021 - 14:35
in Internasional
Arsip - Reaksi PM Thailand Prayuth Chan-ocha saat menerima pertanyaan dari wartawan di Bangkok, Thailand, Juli 2019. Foto: Antara/Reuters

Arsip - Reaksi PM Thailand Prayuth Chan-ocha saat menerima pertanyaan dari wartawan di Bangkok, Thailand, Juli 2019. Foto: Antara/Reuters

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha dan lima menteri kabinet lolos dengan nyaman dari voting mosi tidak percaya di parlemen pada Sabtu ketika para aktivis berencana melakukan lebih banyak aksi protes terhadap pemerintah.

Prayuth menerima 264 suara mendukung dan 208 menentang. Menteri Kesehatan Anutin Charnvirakul dan empat menteri kabinet lainnya juga selamat dari mosi penolakan dengan cara yang sama.

BacaJuga:

Trump Cecar Pelanggaran Iran, tapi Bungkam atas Serangan Israel di Lebanon

Trump Optimistis Capai Kesepakatan Damai dengan Iran di Pakistan Besok

Situasi Belum Pasti, Rusia Tetap Evakuasi Ratusan Staf Nuklir dari Iran

Pihak oposisi membutuhkan 242 dari 482 suara parlemen untuk menggulingkan perdana menteri.

Prayuth mengatakan dia tetap percaya diri setelah pemungutan suara.

Anggota parlemen selama empat hari menuduh pemerintahnya salah menangani pandemi.

Mereka mengkritiknya atas dampak ekonomi yang parah, membidik upaya vaksinasi pemerintah yang lambat karena tidak memesan vaksin terlebih dahulu dan memutuskan untuk tidak bergabung dengan skema pasokan vaksin internasional COVAX.

Prayuth telah membela keputusan pemerintahnya itu.

Ini adalah mosi penolakan ketiga yang dilewati dengan selamat oleh pemerintah. Mosi itu diajukan oposisi di parlemen ketika pengunjuk rasa pro demokrasi merencanakan lebih banyak demonstrasi pada Sabtu (4/9).

Unjuk rasa baru- baru ini berubah menjadi kekerasan. Pasukan keamanan menggunakan air mata gas, meriam air dan peluru karet menghadapi pengunjuk rasa yang melemparkan batu dan petasan.

Thailand telah melaporkan lebih dari 1,2 juta infeksi dan lebih dari 12.000 kematian terkait virus corona, kebanyakan disebabkan oleh varian Delta sejak April.

Pihak berwenang melaporkan rekor penambahan dalam sehari dengan lebih dari 23.000 kasus pada pertengahan Agustus.

Peluncuran vaksin dimulai pada Juni di tengah wabah paling parah di negara itu, ketika masyarakat sulit mendapatkan perawatan medis dan sebagian meninggal di rumah. Sekitar 13% dari 66 juta lebih penduduk Thailand telah divaksin lengkap.

Pemerintah memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi 2021 untuk ketiga kalinya, menjadi 0,7%- 1,2% dari 1,5%- 2,5%. Ekonomi Thailand menyusut 6,1% tahun lalu. (mg1)

Tags: PM ThailandPrayuth Chan-ocha

Berita Terkait.

Trump
Internasional

Trump Cecar Pelanggaran Iran, tapi Bungkam atas Serangan Israel di Lebanon

Jumat, 10 April 2026 - 20:22
trump
Internasional

Trump Optimistis Capai Kesepakatan Damai dengan Iran di Pakistan Besok

Jumat, 10 April 2026 - 15:05
PLTN-Bushehr
Internasional

Situasi Belum Pasti, Rusia Tetap Evakuasi Ratusan Staf Nuklir dari Iran

Kamis, 9 April 2026 - 23:25
Aher
Internasional

DPR RI Kritik Keras Gencatan Senjata AS-Iran: Abaikan Palestina, Perdamaian Timur Tengah Rapuh

Kamis, 9 April 2026 - 22:44
haji
Internasional

Pemerintah Lakukan Terobosan dalam Tata Kelola Haji 2026, Begini Respons Komnas Haji

Kamis, 9 April 2026 - 12:22
sukamta
Internasional

Komisi I Sambut Gencatan Senjata AS-Iran-Israel, Dorong Perdamaian Permanen dan Kemerdekaan Palestina

Kamis, 9 April 2026 - 11:01

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.