• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

India Umumkan Pertemuan Resmi Perdana dengan Taliban

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 1 September 2021 - 12:25
in Internasional
Sejumlah warga yang dievakuasi dari Afghanistan turun dari pesawat di Ghaziabad, Uttar Pradesh, India, Sabtu (22/8/2021). Foto diambil dari rekaman video. Foto: Antara/ANI via Reuters/FOC/djo

Sejumlah warga yang dievakuasi dari Afghanistan turun dari pesawat di Ghaziabad, Uttar Pradesh, India, Sabtu (22/8/2021). Foto diambil dari rekaman video. Foto: Antara/ANI via Reuters/FOC/djo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Duta besar India untuk Qatar menggelar pertemuan dengan pemimpin senior Taliban pada Selasa (31/8), menurut Kementerian Luar Negeri India.

Pertemuan itu merupakan kontak resmi pertama semenjak kelompok itu menguasai Afghanistan.

BacaJuga:

Perkuat Diplomasi Parlemen, BKSAP DPR Dukung Aksesi Indonesia ke OECD

Sesumbar Operasi Terperinci, Israel Abaikan Fakta Tel Aviv yang Lumpuh Total

Hasil Referendum di Kazakhstan: 87 Persen Lebih Warga Dukung Konstitusi Baru

Duta Besar India Deepak Mittal bertemu dengan Kepala Kantor Politik Taliban Sher Mohammad Abbas Stanekzai atas permintaan Taliban, tutur kementerian.

India sudah lama khawatir soal Taliban karena hubungan dekatnya dengan negara musuhnya, Pakistan.

Kementerian menyebutkan kalau kedua pihak membahas keselamatan warga India yang masih berada di Afghanistan.

Mittal juga mengungkapkan kekhawatiran pemerintahnya bahwa milisi anti- India bisa memanfaatkan wilayah Afghanistan untuk melancarkan serangan, menurut kementerian.

“Utusan Taliban memastikan duta besar (India) bahwa masalah ini akan ditangani secara positif,” tutur Kementerian Luar Negeri, Rabu (1/9).

Pembicaraan itu terjadi beberapa hari setelah Stanekzai, yang dikutip media setempat, menjelaskan Taliban menghendaki hubungan politik serta ekonomi dengan India.

Tidak ada komentar langsung dari Taliban mengenai dialog dengan India.

India menginvestasikan lebih dari 3 miliar dolar AS (sekitar Rp42,8 triliun) dalam proyek pembangunan di Afghanistan dan telah menjalin hubungan dekat dengan pemerintah Kabul dukungan AS.

Namun kemajuan Taliban yang pesat membuat pemerintah India menghadapi kritikan di dalam negeri karena tidak membuka akses komunikasi dengan Taliban.

Pada Juni, kontak informal terjalin dengan para pemimpin politik Taliban di Doha, ujar sumber pemerintah.

Aspek yang menjadi ketakutan besar adalah jika kelompok garis keras yang memerangi pemerintah India di Kashmir, wilayah yang berpenduduk mayoritas Muslim, menjadi berani dengan kemenangan Taliban atas pasukan asing, menurut salah satu sumber.

“Duta Besar Mittal menyampaikan kekhawatiran India kalau wilayah Afghanistan tidak boleh dimanfaatkan untuk kegiatan anti-India serta terorisme melalui cara apa pun,” tutur Kementerian luar Negeri.

Ketika Taliban terakhir berkuasa sejak 1996-2001, India bersama dengan Rusia serta Iran mendukung Aliansi Utara melakukan perlawanan bersenjata terhadap mereka.

Stanekzai, yang disebut para pejabat India pernah mendapat pelatihan di akademi militer India sebagai pejabat Afghanistan pada 1980-an, secara informal menghubungi India pada Juli untuk meminta negara itu tidak menutup kedutaan besarnya, menurut sumber tersebut. (mg2)

Sumber: Reuters
Dikutip dari: Antara

Tags: afghanistanIndiaTaliban

Berita Terkait.

wondo
Internasional

Perkuat Diplomasi Parlemen, BKSAP DPR Dukung Aksesi Indonesia ke OECD

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:11
aviv
Internasional

Sesumbar Operasi Terperinci, Israel Abaikan Fakta Tel Aviv yang Lumpuh Total

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:05
kazakstan
Internasional

Hasil Referendum di Kazakhstan: 87 Persen Lebih Warga Dukung Konstitusi Baru

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:44
israel
Internasional

Israel Jadikan Kota Tua Yerusalem Barak Militer, Masjid Al-Aqsa Ditutup saat Ramadan 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:30
abbas
Internasional

Sindir Permintaan Bantuan Trump ke NATO, Iran Tegaskan Selat Hormuz Tertutup bagi Musuh

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:11
Rudal
Internasional

700 Rudal Ditembakkan ke Target AS-Israel, Iran Sebut Stok Senjata Masih Melimpah

Senin, 16 Maret 2026 - 11:46

BERITA POPULER

  • osn

    Sejak Usia 4 Tahun Kenalin Tata Surya, 5 Kali Raih Juara Olimpiade Sains Nasional

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    684 shares
    Share 274 Tweet 171
  • BPN Banten Serahkan Sertifikat PTSL 2026 Secara Door to Door di Mancak

    676 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Reaksi Tak Terduga Staf HYBE terhadap Truk Protes Heeseung Eks ENHYPEN Picu Harapan

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.