• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Tanpa Penonton, Paralimpiade Tokyo Diyakini Gaet Miliaran Pemirsa

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 19 Agustus 2021 - 08:15
in Olahraga
Seorang petugas keamanan berjalan melewati logo Paralimpiade Tokyo 2020, di tengah pandemi Covid-19 di Tokyo, Jepang (16/8/2021). Foto: Antara/Reuters/Issei Kato/aa

Seorang petugas keamanan berjalan melewati logo Paralimpiade Tokyo 2020, di tengah pandemi Covid-19 di Tokyo, Jepang (16/8/2021). Foto: Antara/Reuters/Issei Kato/aa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Komite Paralimpiade Internasional (IPC) Andrew Parsons pada Rabu cukup percaya diri untuk mengatakan Paralimpiade Tokyo 2020 akan menjangkau miliaran pemirsa dari berbagai belahan dunia setelah penyelenggara mengambil keputusan ajang tersebut digelar tanpa penonton di stadion.

Parsons mengakui keputusan tersebut jelas berdampak kepada banyak hal, tetapi dia yakin Paralimpiade tetap akan menjadi pusat perhatian dunia, meski hanya bisa disaksikan lewat layar kaca.

BacaJuga:

Hasil Liga Champions: PSG-Atletico Menang dengan Skor Identik

Hasil Liga Champions: Bayern dan Arsenal Sukses Bungkam Tuan Rumah

Dihadiri Sean Gelael, Indonesia Incar Talenta Baru di GT World Challenge Asia 2026

“Tentu saja, fakta bahwa kami tidak akan memiliki penonton di arena merupakan tantangan, tetapi kami yakin kami bisa menjangkau lebih dari empat miliar penonton melalui penyiaran,” kata dia seperti dikutip AFP.

“Kami akan menjangkau lebih banyak negara dan lebih banyak pemirsa daripada sebelumnya,” tambahnya, dilansir Antara.

Sekitar 4.400 atlet diperkirakan berpartisipasi dalam Paralimpiade Tokyo. Mereka akan diwajibkan melakukan tes Covid-19 setiap hari serta pembatasan akses, sama seperti yang telah diterapkan selama Olimpiade.

​​​​​​​Parsons mengatakan penerapan sistem gelembung selama Olimpiade kemarin makin meyakinkannya bahwa Paralimpiade juga bisa berlangsung aman.

“Pembelajaran utama adalah kami dapat menggelar pertandingan dengan aman. Kami tahu jumlah kasus infeksi makin tinggi di Tokyo dan Jepang. Jadi kami ingin melindungi masyarakat Jepang dan para atlet. Itulah kenapa kami tidak akan merasa puas,” ujarnya.

Penyelenggara Paralimpiade melaporkan 58 kasus positif Covid-19. Namun Parsons menegaskan Paralimpiade tidak akan menjadi klaster penyebaran virus, melainkan ajang menyebarkan gelombang positif seperti yang terlihat dalam pembukaan Olimpiade

Sementara itu, jajak pendapat konsisten menunjukkan penolakan publik Jepang terhadap Olimpiade sebelum dibuka, meski pada akhirnya ribuan orang rela berdiri di luar stadion atau di sepanjang jalan umum untuk ikut memeriahkan multievent empat tahunan terbesar di dunia itu.

Namun jajak pendapat yang diambil setelah Olimpiade berakhir menunjukkan mayoritas publik Jepang merasa keputusan tetap menggelar Olimpiade sudah tepat.

“Saya pikir penduduk Jepang akan bangga, tidak hanya para atlet Paralimpiade Jepang. Karena mereka mengadakan acara yang akan mengubah dunia. Saya pikir kita akan melihat gelombang positif yang sama,” kata Parsons.

Ketua IPC juga percaya warisan Paralimpiade akan membuat event ini bermanfaat. “Pandemi telah memperlihatkan beberapa ketidaksetaraan dalam masyarakat terhadap penyandang disabilitas. Ini adalah momen di mana mereka paling membutuhkan suara mereka untuk didengar. Paralimpiade adalah satu-satunya acara global yang menempatkan penyandang disabilitas sebagai pusat perhatian,” tutup dia. (mg3)

Tags: pandemi covid-19paralimpiade tokyopenonton

Berita Terkait.

alex
Olahraga

Hasil Liga Champions: PSG-Atletico Menang dengan Skor Identik

Kamis, 9 April 2026 - 09:09
bayern
Olahraga

Hasil Liga Champions: Bayern dan Arsenal Sukses Bungkam Tuan Rumah

Rabu, 8 April 2026 - 09:19
gt
Olahraga

Dihadiri Sean Gelael, Indonesia Incar Talenta Baru di GT World Challenge Asia 2026

Rabu, 8 April 2026 - 06:06
hoki
Olahraga

Tiket Asian Games di Tangan, Timnas Hoki Putra Kini Bidik Final

Selasa, 7 April 2026 - 23:43
Champions-League
Olahraga

Jadwal Perempatfinal Liga Champions: Panas di Parc des Princes, Membara di Bernabeu

Selasa, 7 April 2026 - 10:01
Bali-United
Olahraga

Bali United vs PSBS: Serdadu Tridatu Tak Ingin Sekadar Main Cantik

Senin, 6 April 2026 - 13:04

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.