• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Indeks Komposit PPKM Meningkat, Waspadai Peningkatan Kasus

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 18 Agustus 2021 - 23:58
in Nasional
indoposco

Ilustrasi - Penyekatan ruas jalan dalam rangka pelaksanaan PPKM darurat. Foto: Tangkapan layar Instagram/@dishubkotaserang

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi peningkatan kasus harian dalam tiga pekan mendatang.

“Indeks komposit indikator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mengalami peningkatan hampir di seluruh wilayah dibandingkan dengan akhir bulan lalu,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro saat menyampaikan keterangan pers secara virtual yang dipantau dari Jakarta, Rabu (18/8).

BacaJuga:

1,7 Juta Siswa Madrasah dan Santri Ikuti AN dan TKA 2026

6 Tuntutan Utama Buruh di May Day 2026: Singgung PHK hingga Pajak

KAI Upayakan Percepatan Evakuasi KA Bangunkarta di Bumiayu

Ia mengatakan hingga saat ini aplikasi PeduliLindungi telah mencatat lebih dari 1 juta kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan atau mall.

“Meski masih terus disempurnakan, aplikasi PeduliLindungi berkontribusi cukup baik dalam penanganan pandemi,” katanya.

Reisa menyatakan pemerintah selalu mengedepankan keseimbangan antara aspek kesehatan dan ekonomi dalam penanganan pandemi.

Sesuai arahan Koordinator PPKM Jawa Bali sekaligus Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi (Marinves) Luhut Binsar Panjaitan, kata Reisa, pembukaan kembali mobilitas dan aktivitas masyarakat harus dilakukan secara bertahap.

Langkah pembukaan mobilitas dan aktivitas masyarakat ini diiringi dengan peningkatan cakupan vaksinasi, kepatuhan terhadap protokol kesehatan, dan kecepatan testing, tracing dan treatment (3T). Hal ini diharapkan membuat pembukaan tidak memicu kenaikan penyebaran Covid-19 secara signifikan.

“Bapak Menko Marinves telah menjelaskan bahwa selama Covid-19 ini masih menjadi pandemi, PPKM ini akan tetap digunakan sebagai instrumen untuk mengendalikan mobilitas dan aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Jika situasi semakin membaik, Reisa mengatakan level PPKM akan diturunkan ke level yang lebih rendah.

“Pemerintah akan mengambil langkah secara bertahap buat menyiapkan masyarakat Indonesia ke situasi kehidupan normal baru atau adaptasi dengan kebiasaan baru,” kata Reisa, seperti dikutip dari Antara.

Reisa menambahkan evaluasi akan dilakukan setiap pekan agar setiap perubahan dapat direspons dengan cepat. Untuk itu, dia meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan perpanjangan PPKM sampai dengan 23 Agustus 2021.

Menurutnya, selama kota dan kabupaten mengalami kemajuan dalam penerapan prokes, 3T, dan cakupan vaksinasi, level PPKM di wilayah itu akan diturunkan. Dengan begitu, aktivitas masyarakat dapat dibuka secara bertahap.

Reisa mencontohkan, pemerintah juga akan meningkatkan kapasitas maksimum untuk tempat ibadah menjadi 50 persen di kota/kabupaten yang menunjukkan perbaikan kinerja penanganan Covid-19.

Selain itu, olahraga jenis outdoor yang dilakukan secara individu atau kelompok dengan jumlah tidak lebih dari empat orang dan tidak melibatkan kontak fisik akan diizinkan beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Uji coba penerapannya akan dilakukan dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada empat wilayah aglomerasi di Jawa-Bali seperti Jabodetabek, Bandung raya, Semarang Raya dan Gerbang Kertasusila di Jawa Timur,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah akan meningkatkan kapasitas kunjungan mall menjadi 50 persen selama sepekan ke depan. Peningkatan kapasitas ini juga akan diiringi dengan pemberian akses dine-in atau makan di tempat maksimal dengan kapasitas maksimal 25 persen atau 2 orang per meja. (mg3)

Tags: pandemi covid-19PPKMreisa broto asmoro

Berita Terkait.

siswa
Nasional

1,7 Juta Siswa Madrasah dan Santri Ikuti AN dan TKA 2026

Selasa, 7 April 2026 - 00:30
demo
Nasional

6 Tuntutan Utama Buruh di May Day 2026: Singgung PHK hingga Pajak

Senin, 6 April 2026 - 23:23
kai
Nasional

KAI Upayakan Percepatan Evakuasi KA Bangunkarta di Bumiayu

Senin, 6 April 2026 - 22:52
baksar
Nasional

RDP Komisi III DPR RI, Legislator Ini Ungkap Pelanggaran Etik di Tubuh Polri

Senin, 6 April 2026 - 21:11
ptba
Nasional

Tahan Banting! PTBA Catat Lonjakan Produksi di Tengah Tekanan Global

Senin, 6 April 2026 - 20:02
mentrans
Nasional

Menteri Transmigrasi Tekankan Kepemimpinan dan Kewaspadaan dalam Misi Perdamaian Dunia di Lebanon

Senin, 6 April 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1060 shares
    Share 424 Tweet 265
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    721 shares
    Share 288 Tweet 180
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    692 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.