• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Paparkan Tiga Modal Indonesia Dapat Merdeka dari Covid-19

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 17 Agustus 2021 - 23:44
in Nasional
indoposco

Dokter memeriksa seorang pasien Covid-19 di RSKI Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau. Foto: Antara/Nikolas Panama/am.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Virus penyebab Covid-19 diprediksi terus ada dan menjadi bagian dari hidup masyarakat. Namun ia memaparkan ada tiga modal agar Indonesia dapat merdeka dari Covid-19.

“Semangat kemerdekaan ini saya ingin menyampaikan bahwa tujuan dari perang melawan Covid-19 ini adalah merdeka,” ujar Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang dipantau dari Jakarta, Selasa (17/8).

BacaJuga:

RDP Komisi III DPR RI, Legislator Ini Ungkap Pelanggaran Etik di Tubuh Polri

Tahan Banting! PTBA Catat Lonjakan Produksi di Tengah Tekanan Global

Menteri Transmigrasi Tekankan Kepemimpinan dan Kewaspadaan dalam Misi Perdamaian Dunia di Lebanon

Merdeka yang dimaksud Wiku bukan berarti Indonesia dapat lepas seutuhnya dari pandemi Covid-19, akan tetapi dapat hidup berdampingan dan mencapai normal baru demi menuju masyarakat produktif yang aman Covid-19.

“Merdeka bukan diartikan sebagai lepas seutuhnya dari Covid-19. Namun, mencapai kehidupan normal baru demi menuju masyarakat produktif,” tambahnya.

Wiku menjelaskan modal pertama yang harus dipenuhi yakni soal kepatuhan menerapkan protokol kesehatan. Tidak ada cara yang lebih efektif dan paling mudah dibandingkan patuh memakai masker dan menjaga jarak.

Menurutnya, pencegahan penularan Covid-19 harus dilakukan secara disiplin dan terus- menerus untuk mencapai kehidupan produktif yang aman Covid-19.

Berdasarkan data per 15 Agustus, masih ada sebanyak 25,59 persen desa/ kelurahan dengan kepatuhan memakai masker yang rendah serta ada 26,21 persen desa/ kelurahan di Indonesia dengan kepatuhan menjaga jarak yang rendah.

Data kepatuhan ini, kata dia, belum sepenuhnya menggambarkan kondisi di lapangan, karena dari 34 provinsi hanya empat provinsi yang lebih dari 50 persen desa/ kelurahan yang melaporkan kepatuhan protokol kesehatan.

“Bahkan sebanyak 11 provinsi atau kurang dari 10 persen desa/kelurahannya yang sudah melapor. Hal ini penting untuk segera diperbaiki agar modal kita semakin kuat dalam menuju Merdeka Covid-19,” kata dia, dikutip dari Antara.

Modal kedua yakni penguatan kebijakan dan koordinasi. Ia menjelaskan, memasuki 2021 kebijakan penanganan Covid-19 berfokus pada karakteristik, kondisi, dan kesiapan daerah masing-masing.

Pasalnya, Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota, Dengan begitu pendekatan yang dilakukan untuk penanganan Covid-19 dapat berbeda-beda setiap daerahnya.

Penguatan koordinasi melalui posko tingkat desa atau kelurahan menjadi salah satu inovasi yang diyakini masih terbaik dalam menekan laju penularan sejak dari hilir. Pembentukan posko ini akan diperluas di fasilitas publik.

Kendati demikian, pemerintah masih mendapat batu sandungan yang membuat peranan posko ini belum berjalan optimal. Dari sekitar 80 ribu desa/kelurahan di Indonesia, baru sekitar 23 ribu yang membentuk posko. Namun dari angka itu tidak semuanya rutin melaporkan kinerjanya, rata- rata baru sekitar 46 desa/kelurahan di tiap provinsi yang telah melaporkan.

” Tentunya hal ini juga perlu untuk terus ditingkatkan mengingat koordinasi pusat dan daerah merupakan salah satu elemen kunci dalam keberhasilan penanganan Covid-19. Posko juga menjadi tombak pengawasan dan pelaporan kepatuhan protokol kesehatan serta penanganan dini pada tingkatan terkecil,” kata dia.

Modal terakhir adalah kesiapan fasilitas kesehatan. Menurutnya, saat ini kapasitas fasilitas kesehatan sudah jauh bertambah dan lebih baik dibandingkan pada awal pandemi. Hampir 117 ribu dari 276 ribu atau 42 persen tempat tidur di rumah sakit seluruh Indonesia telah dimanfaatkan untuk penanganan Covid-19.

Begitu pula dengan jumlah laboratorium pemeriksaan mengalami pertambahan. Saat ini terdapat 796 laboratorium di seluruh Indonesia yang memungkinkan pemeriksaan dalam jumlah banyak.

Penguatan yang juga dilakukan yakni tempat isolasi terpusat sebagai antisipasi kenaikan kasus dan penuhnya rumah sakit rujukan. Saat ini sudah terdapat lebih dari 20 ribu tempat tidur dari isolasi terpusat di Jabodetabek, Bandung Raya, Solo Raya, Yogyakarta, dan Bali.

“Dengan ketiga modal ini, apabila seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah secara disiplin dan konsisten terus menguatkan dan meningkatkannya, maka bukan tidak mungkin kita akan mencapai titik di mana kita merdeka Covid-19, yaitu merdeka untuk melakukan aktivitas dan produktif seperti sediakala dengan tetap aman dari bahaya tertular Covid-19,” kata dia. (mg3)

Tags: hut ke-76 ripandemi covid-19Satgas Covid-19

Berita Terkait.

baksar
Nasional

RDP Komisi III DPR RI, Legislator Ini Ungkap Pelanggaran Etik di Tubuh Polri

Senin, 6 April 2026 - 21:11
ptba
Nasional

Tahan Banting! PTBA Catat Lonjakan Produksi di Tengah Tekanan Global

Senin, 6 April 2026 - 20:02
mentrans
Nasional

Menteri Transmigrasi Tekankan Kepemimpinan dan Kewaspadaan dalam Misi Perdamaian Dunia di Lebanon

Senin, 6 April 2026 - 19:09
Ban
Nasional

Setelah Mudik, Bridgestone Ingatkan Pengendara untuk Cek Kondisi Ban

Senin, 6 April 2026 - 17:18
Rapat-Menbud
Nasional

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI: Pembahasan RUU Bahasa Daerah harus Dipercepat

Senin, 6 April 2026 - 15:06
Brian
Nasional

Mendiktisaintek: Krisis Global Jangan Ganggu Pembelajaran di Kampus

Senin, 6 April 2026 - 11:42

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    719 shares
    Share 288 Tweet 180
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.