• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Belanda Rencana Tutup Kedutaan di Kabul

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 13 Agustus 2021 - 21:28
in Internasional
Polisi Nasional Wanita Afghanistan (ANP) berbaris saat latihan patroli di sebuah pusat pelatihan dekat kemah tentara Jerman di Kunduz, bagian utara Afghanistan, Senin (3/12). Polisi Jerman dan Belanda membimbing program pelatihan bagi ANP, sebagai bagian dari ditariknya misi Pasukan Penagawalan Keamanan Internasional (ISAF). (REUTERS/Fabrizio Bensch )

Polisi Nasional Wanita Afghanistan (ANP) berbaris saat latihan patroli di sebuah pusat pelatihan dekat kemah tentara Jerman di Kunduz, bagian utara Afghanistan, Senin (3/12). Polisi Jerman dan Belanda membimbing program pelatihan bagi ANP, sebagai bagian dari ditariknya misi Pasukan Penagawalan Keamanan Internasional (ISAF). (REUTERS/Fabrizio Bensch )

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Belanda menyatakan kalau mereka mungkin harus menutup kedutaan besarnya di Kabul serta bergerak cepat untuk membawa kembali beberapa karyawan lokal Afghanistan mengingat suasana keamanan yang rawan di negara itu.

Menteri Luar Negeri Sigrid Kaag menjelaskan pada reporter di Den Haag, Jumat (13/8), kalau Belanda bermaksud untuk membuka kedutaannya selama mungkin, namun ini bisa terbukti tidak dapat dipertahankan apabila Kabul berada di bawah pengepungan Taliban ataupun direbut oleh gerilyawan Islam.

BacaJuga:

Permintaan Donald Trump Sepi Dukungan, Inggris Sebut Operasi Pengamanan Selat Hormuz Bukan Misi NATO

Perkuat Diplomasi Parlemen, BKSAP DPR Dukung Aksesi Indonesia ke OECD

Sesumbar Operasi Terperinci, Israel Abaikan Fakta Tel Aviv yang Lumpuh Total

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Belanda mengonfirmasi penarikan karyawan kedutaan sedang berlangsung namun tidak akan menjelaskan berapa banyak staf Belanda yang tersisa, dengan alibi isu keamanan.

“Kita sedang mengevaluasi seluruh opsi,” tutur juru bicara Tessa van Staden.

Penyiar Belanda NOS mengutip Menteri Pertahanan Ank Bijleveld yang menjelaskan kalau jumlah penerjemah Afghanistan serta staf lokal yang akan dievakuasi berjumlah “beberapa lusin.”

Minggu lalu Kementerian Luar Negeri Belanda meminta masyarakat Belanda yang tersisa di Afghanistan untuk segera pergi, serta memperingatkan kalau kedutaan tidak bisa mendukung ataupun mengevakuasi mereka.

Taliban memperketat cengkeraman mereka di Afghanistan pada Jumat (13/8), dengan merebut kendali atas kota-kota terbesar kedua serta ketiganya sementara kedutaan- kedutaan negara Barat bersiap untuk mengirim pasukan untuk membantu mengevakuasi staf dari Bunda Kota Kabul.

Kekalahan itu sudah memicu kekhawatiran bahwa pemerintah Kabul yang dibantu Amerika Serikat bisa jatuh ke tangan pemberontak ketika pasukan internasional menyelesaikan penarikan mereka setelah 20 tahun perang.

Seorang pejabat pertahanan AS mengutip intelijen AS yang menjelaskan minggu ini kalau Taliban dapat menguasai Kabul dalam 90 hari. (mg1)

Tags: belandaKabulTutup Kedutaan

Berita Terkait.

SELAT
Internasional

Permintaan Donald Trump Sepi Dukungan, Inggris Sebut Operasi Pengamanan Selat Hormuz Bukan Misi NATO

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:04
wondo
Internasional

Perkuat Diplomasi Parlemen, BKSAP DPR Dukung Aksesi Indonesia ke OECD

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:11
aviv
Internasional

Sesumbar Operasi Terperinci, Israel Abaikan Fakta Tel Aviv yang Lumpuh Total

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:05
kazakstan
Internasional

Hasil Referendum di Kazakhstan: 87 Persen Lebih Warga Dukung Konstitusi Baru

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:44
israel
Internasional

Israel Jadikan Kota Tua Yerusalem Barak Militer, Masjid Al-Aqsa Ditutup saat Ramadan 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:30
abbas
Internasional

Sindir Permintaan Bantuan Trump ke NATO, Iran Tegaskan Selat Hormuz Tertutup bagi Musuh

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:11

BERITA POPULER

  • osn

    Sejak Usia 4 Tahun Kenalin Tata Surya, 5 Kali Raih Juara Olimpiade Sains Nasional

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
  • BPN Banten Serahkan Sertifikat PTSL 2026 Secara Door to Door di Mancak

    676 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Reaksi Tak Terduga Staf HYBE terhadap Truk Protes Heeseung Eks ENHYPEN Picu Harapan

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.