• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Inflasi AS, Rupiah Potensi Menguat

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 12 Agustus 2021 - 10:57
in Ekonomi
Ilustrasi. Foto: indoposco.id/Safar

Ilustrasi. Foto: indoposco.id/Safar

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis berpotensi menguat setelah data inflasi AS terbaru tak sesuai ekspektasi.

Rupiah dibuka menguat 3 poin atau 0,02 persen ke posisi Rp14.380 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.383 per dolar AS.

BacaJuga:

Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih

Jaga Defisit APBN Tetap di Bawah 3 Persen, Pemerintah Siapkan Langkah Efisiensi

bank bjb Ungkap Strategi Jaga Kinerja di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

“Rupiah mungkin bisa menguat terhadap dolar AS hari ini setelah data indikator inflasi AS, indeks harga konsumen, semalam menunjukkan kenaikan inflasi tidak setinggi ekspektasi semula,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan indeks harga konsumen (IHK) meningkat 0,5 persen secara bulanan (mom) pada Juli dibandingkan Juni 0,9 persen (mom) dan merupakan penurunan terbesar inflasi dalam 15 bulan.

“Hasil data tersebut menyingkirkan sementara isu tapering atau pengetatan moneter sehingga dolar AS melemah terhadap nilai tukar lainnya,” ujar Ariston.

Meskipun demikian, lanjutnya, tingkat inflasi di AS masih tinggi di kisaran 5 persen, di atas target The Fed di kisaran 2 persen.

Menurut Ariston, isu tapering berpeluang kembali lagi bila data-data ekonomi AS terus menunjukkan perbaikan di tengah pandemi.

“Di sisi lain, kekhawatiran pasar terhadap pandemi masih berpeluang menahan penguatan nilai tukar aset berisiko,” katanya.

Terkait pandemi, jumlah kasus harian Covid-19 di Tanah Air pada Rabu (11/8/2021) mencapai 30.625 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 3,75 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 bertambah 1.579 kasus sehingga totalnya mencapai 112.198 kasus.

Sementara itu, sebanyak 3,21 juta orang telah dinyatakan sembuh sehingga total kasus aktif Covid-19 mencapai 426.170 kasus.

Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi menguat ke area Rp14.350 per dolar AS dengan potensi resisten di kisaran Rp14.440 per dolar AS.

Pada Selasa (10/8/2021) lalu, rupiah ditutup terkoreksi 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp14.383 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.363 per dolar AS. (bro)

Tags: Inflasi ASkurs rupiahrupiahrupiah menguat

Berita Terkait.

menkop
Ekonomi

Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih

Senin, 16 Maret 2026 - 21:11
Jaga Defisit APBN Tetap di Bawah 3 Persen, Pemerintah Siapkan Langkah Efisiensi
Ekonomi

Jaga Defisit APBN Tetap di Bawah 3 Persen, Pemerintah Siapkan Langkah Efisiensi

Senin, 16 Maret 2026 - 19:45
bank bjb Ungkap Strategi Jaga Kinerja di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Ekonomi

bank bjb Ungkap Strategi Jaga Kinerja di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Senin, 16 Maret 2026 - 18:55
Satu Kepedulian, Sejuta Harapan: Safari Ramadhan MIND ID Jangkau 32.000 Anak 
Ekonomi

Satu Kepedulian, Sejuta Harapan: Safari Ramadhan MIND ID Jangkau 32.000 Anak 

Senin, 16 Maret 2026 - 15:25
SPHP hingga GPM Digeber, Pemerintah Amankan Pasokan Pangan Jelang Lebaran
Ekonomi

SPHP hingga GPM Digeber, Pemerintah Amankan Pasokan Pangan Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 - 13:45
Kirim Paket Kini Lebih Praktis, J&T Express Hadir di Aplikasi MyTelkomsel
Ekonomi

Kirim Paket Kini Lebih Praktis, J&T Express Hadir di Aplikasi MyTelkomsel

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:21

BERITA POPULER

  • osn

    Sejak Usia 4 Tahun Kenalin Tata Surya, 5 Kali Raih Juara Olimpiade Sains Nasional

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    799 shares
    Share 320 Tweet 200
  • BPN Banten Serahkan Sertifikat PTSL 2026 Secara Door to Door di Mancak

    676 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Reaksi Tak Terduga Staf HYBE terhadap Truk Protes Heeseung Eks ENHYPEN Picu Harapan

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Api Diduga Berasal dari Pabrik Kerupuk, 10 Rumah di Bintaro Permai Ludes Terbakar

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.