• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Covid-19 Australia: Sydney Diperketat, Canberra Akan ‘Lockdown’

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 12 Agustus 2021 - 22:15
in Internasional
indoposco

Seorang penumpang duduk di halte trem di jalan pusat kota yang hampir kosong di Melbourne, Australia, Jumat (16/7/2021), pada hari pertama penguncian saat Negara Bagian Victoria berusaha membatasi penyebaran penyakit virus corona (Covid-19). Foto: Antara/Reuters/Sandra Sanders/aww/cfo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tentara tambahan akan dikerahkan untuk memastikan kepatuhan warga pada aturan pembatasan Covid-19 di Sydney, sementara Canberra akan memasuki masa penguncian (lockdown).

Ibu kota Australia, Canberra, 260 km barat energi dari Sydney, mengumumkan akan memulai penguncian selama sepekan mulai Kamis petang setelah melaporkan kasus penularan lokal pertama dalam setahun terakhir.

BacaJuga:

Solidaritas Rakyat Indonesia Wujud Aksi Dukungan Masyarakat Iran Hadapi Konflik

China Dukung Upaya Pakistan Fasilitasi Dialog Damai AS-Iran

Iran lebih Percaya Vance Daripada Witkoff dan Kushner Untuk Dialog

“Kami sedang memastikan segala hal berjalan baik dengan pengerahan sumber daya (militer) tambahan itu,” kata pemimpin New South Wales( NSW), Gladys Berejiklian, kepada pers di Sydney, ibu kota negara bagian itu.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Peter Dutton mengatakan pemerintah NSW telah mengindikasikan akan secara resmi segera meminta tambahan tentara.

Sebesar 580 tentara tak bersenjata kini membantu polisi menegakkan perintah karantina di rumah bagi keluarga terdampak di kawasan pinggiran Sydney, kota terpadat di Australia, yang dilanda wabah terparah.

Sejumlah kota regional di NSW juga telah diperintahkan untuk menerapkan lockdown setelah ditemukan kasus baru, yang menambah kekhawatiran bahwa virus telah menyebar tak terkendali.

Meski telah menjalani penguncian selama tujuh pekan, kasus baru di Sydney terus mendekati rekor.

NSW pada Kamis melaporkan penambahan 345 kasus penularan lokal, kebanyakan berasal dari Sydney, naik dari 344 pada hari sebelumnya.

Aturan lockdown diperketat di tiga daerah setingkat kecamatan di Sydney, membatasi pergerakan warga dalam radius 5 km dari rumah mereka.

Pejabat NSW juga melaporkan dua kematian akibat COVID- 19, keduanya pria berusia 90- an tahun, sehingga jumlah kematian di negara bagian itu mencapai 36 orang.

Sebanyak 374 pasien masih dirawat di rumah sakit, 62 di antaranya dirawat intensif, termasuk 29 pasien yang menggunakan ventilator.

Sementara itu, Victoria pada Kamis melaporkan penambahan 21 kasus penularan lokal, naik dari 20 sehari sebelumnya, ketika lima juta warga Melbourne, ibu kota negara bagian itu, bersiap memasuki masa penguncian pekan kedua.

Dari 21 orang dalam kasus baru itu, enam di antaranya beraktivitas di luar saat terinfeksi.

Otoritas mengatakan jumlah orang terinfeksi yang masih beraktivitas harus diturunkan mendekati nol kasus sebelum aturan lockdown dilonggarkan.

Penguncian Melbourne akan diperpanjang sepekan lagi hingga 19 Agustus.

Australia sedang berjuang menghadapi penyebaran varian Delta virus corona yang sangat menular. (mg1)

Sumber: Reuters

Dikutip dari: Antara

Tags: Australiacovid-19lockdown

Berita Terkait.

Tim-Penyelamat
Internasional

Solidaritas Rakyat Indonesia Wujud Aksi Dukungan Masyarakat Iran Hadapi Konflik

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:12
China Dukung Upaya Pakistan Fasilitasi Dialog Damai AS-Iran
Internasional

China Dukung Upaya Pakistan Fasilitasi Dialog Damai AS-Iran

Kamis, 26 Maret 2026 - 07:51
Bendera-Iran
Internasional

Iran lebih Percaya Vance Daripada Witkoff dan Kushner Untuk Dialog

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:37
Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel
Internasional

Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:33
Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran
Internasional

Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran

Rabu, 25 Maret 2026 - 00:13
Protes
Internasional

Konflik Iran Picu Kekecewaan, Tentara AS: Tak Mau Mati Demi Israel

Senin, 23 Maret 2026 - 22:18

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1152 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.