• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Melbourne Perpanjang Penguncian Covid-19

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 11 Agustus 2021 - 16:43
in Internasional
Warga berjalan di pusat kota yang sepi pada hari pertama penguncian Covid- 19 di Melbourne, Australia, Juli 2021. Foto: Antara/REUTERS

Warga berjalan di pusat kota yang sepi pada hari pertama penguncian Covid- 19 di Melbourne, Australia, Juli 2021. Foto: Antara/REUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Melbourne akan tetap dikunci (lockdown) untuk minggu kedua setelah melaporkan 20 kasus baru Covid-19 pada Rabu (11/8/2021). Kota terbesar kedua di Australia itu berjuang melawan wabah terbaru yang disebabkan oleh versi Delta yang lebih menular.

Melbourne dijadwalkan akan mengakhiri penguncian pada Kamis (12/8/2021). Akan tetapi, pemimpin negara bagian Victoria Serta Andrews mengonfirmasi kalau perintah ketat untuk tinggal di rumah akan tetap berlaku sampai setidaknya 19 Agustus setelah pihak berwenang tidak dapat melacak sumber penularan dari beberapa kasus yang dikabarkan pada Rabu (11/8/2021).

BacaJuga:

Permintaan Donald Trump Sepi Dukungan, Inggris Sebut Operasi Pengamanan Selat Hormuz Bukan Misi NATO

Perkuat Diplomasi Parlemen, BKSAP DPR Dukung Aksesi Indonesia ke OECD

Sesumbar Operasi Terperinci, Israel Abaikan Fakta Tel Aviv yang Lumpuh Total

Apabila kita membuka (penguncian), maka kita akan melihat kasus yang mirip dengan apa yang terjadi di Sydney saat ini,” tutur Andrews seperti dikutip Antara, Rabu (11/8/2021).

Ia merujuk pada wabah di kota terpadat di Australia itu yang sudah menularkan ribuan orang meski Sydney berada di minggu ketujuh penguncian. “Kita sudah melihat lonjakan jumlah kasus dan (itu) diperkirakan akan terus berlanjut,” tutur pemimpin negara bagian New South Wales Gladys Berejiklian.

New South Wales melaporkan 344 kasus baru dalam 24 jam terakhir. Berejiklian menjelaskan penguncian Sydney, yang sudah diperluas ke beberapa kota di utara, juga akan mencakup Dubbo, sebuah kota kecil sekitar 400 km barat laut Sydney. Lockdown di Sydney dijadwalkan akan berlangsung hingga akhir Agustus.

Sebagian besar orang memperkirakan pembatasan akan diperpanjang, meski ada lonjakan kasus pada orang belum divaksinasi. Australia sejauh ini bernasib jauh lebih baik dibanding negara-negara maju lain selama pandemi, dengan jumlah kasus kurang dari 37.000 kasus.

Korban tewas naik menjadi 944 pada Rabu setelah 2 orang, satu di antaranya berusia 30-an, meninggal di Sydney. Tetapi dengan tingkat vaksinasi penuh kurang dari 25 persen populasinya, Australia sedang berjuang untuk menghindari penguncian.

Pemerintah federal serta negara-negara bagian sudah berkomitmen untuk mengakhiri penguncian ketika 70 persen dari sekitar 26 juta warga negara itu sudah divaksinasi.

Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg bulan lalu menjelaskan ekonomi Australia akan berkontraksi pada kuartal berjalan, serta resesi akan bergantung pada berapa lama penguncian berlangsung.

Pada Rabu Matt Comyn, Kepala Eksekutif Commonwealth Bank of Australia pemberi pinjaman terbesar di negara itu mengharapkan Australia akan menghindari resesi. “Sementara Australia menghadapi tantangan jangka pendek akibat penguncian, kami memperkirakan pertumbuhan hanya akan terdorong mundur 6 bulan, dengan ekonomi pulih pada akhir 2021 serta tumbuh kuat pada 2022,” tutur Comyn.

Pembatasan sudah merusak sentimen konsumen, yang merosot ke satu tahun terendah pada bulan Agustus, menurut data yang diterbitkan pada Rabu (11/8/2021). (mg2/wib)

Tags: Australiacovid-19lockdownmelbourne

Berita Terkait.

SELAT
Internasional

Permintaan Donald Trump Sepi Dukungan, Inggris Sebut Operasi Pengamanan Selat Hormuz Bukan Misi NATO

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:04
wondo
Internasional

Perkuat Diplomasi Parlemen, BKSAP DPR Dukung Aksesi Indonesia ke OECD

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:11
aviv
Internasional

Sesumbar Operasi Terperinci, Israel Abaikan Fakta Tel Aviv yang Lumpuh Total

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:05
kazakstan
Internasional

Hasil Referendum di Kazakhstan: 87 Persen Lebih Warga Dukung Konstitusi Baru

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:44
israel
Internasional

Israel Jadikan Kota Tua Yerusalem Barak Militer, Masjid Al-Aqsa Ditutup saat Ramadan 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:30
abbas
Internasional

Sindir Permintaan Bantuan Trump ke NATO, Iran Tegaskan Selat Hormuz Tertutup bagi Musuh

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:11

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    1264 shares
    Share 506 Tweet 316
  • Sejak Usia 4 Tahun Kenalin Tata Surya, 5 Kali Raih Juara Olimpiade Sains Nasional

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • BPN Banten Serahkan Sertifikat PTSL 2026 Secara Door to Door di Mancak

    676 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.