• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Pakistan akan Bersihkan Udara Kota dengan 10 Miliar Pohon

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 10 Agustus 2021 - 19:58
in Internasional
indoposco

Arsip - Seorang warga berjalan di taman kota yang dipenuhi kabut asap di Lahore, Pakistan, 2017.( ANTARA/ Reuters)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakistan melanjutkan upaya besar-besaran untuk menanam 10 miliar pohon untuk mengurangi kabut asap serta membersihkan udara di kota-kota berpolusi, tutur perdana menteri negara itu.

Perdana Menteri Imran Khan mendesak warganya untuk mengindahkan peringatan mengerikan dalam laporan perubahan iklim yang dirilis Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (9/8). Ia menyampaikan pernyataannya saat meresmikan apa yang disebut para pejabat sebagai proyek Miyawaki, proyek hutan kota terbesar di dunia.

BacaJuga:

Situasi Belum Pasti, Rusia Tetap Evakuasi Ratusan Staf Nuklir dari Iran

DPR RI Kritik Keras Gencatan Senjata AS-Iran: Abaikan Palestina, Perdamaian Timur Tengah Rapuh

Pemerintah Lakukan Terobosan dalam Tata Kelola Haji 2026, Begini Respons Komnas Haji

Menggunakan metode yang dipelopori oleh mendiang ahli botani Jepang Akira Miyawaki, hutan kota itu mencakup lahan seluas 12,5 hektar serta memiliki lebih dari 165.000 tanaman. Para pejabat menyatakan pohon-pohon itu diharapkan tumbuh 10 kali lebih cepat dari biasanya karena metode Miyawaki yang menanam tumbuhan secara berdekatan.

Hutan tersebut merupakan salah satu dari 53 lokasi di Lahore yang diharapkan menjadi penyerap karbon. Lahore, kota berpenduduk 10 juta, sudah bergulat dengan kabut asap dalam beberapa tahun terakhir yang memaksa sekolah-sekolah ditutup serta menjadikannya salah satu kota paling tercemar di dunia.

“Manusia sudah melakukan tindakan yang merugikan anugerah Tuhan, bagi dunia ini, sehingga banyak hal naiknya permukaan laut, misalnya, karena pemanasan serta emisi tidak dapat kembali seperti semula,” tutur Khan di pusat kota Lahore seperti dikutip Antara, Selasa (10/8/2021).

“Kita semua yang hidup di dunia saat ini, apabila melakukan semua yang kita bisa, mungkin kita dapat menyelamatkan dunia dari bahaya yang lebih buruk di masa datang,” ucapnya.

Panel Antarpemerintah PBB untuk Perubahan Iklim pada Senin menjelaskan kalau kegiatan manusia sudah menambah suhu atmosfer, laut serta daratan.

Bahkan tindakan paling keras untuk mengurangi emisi, menurut panel PBB itu, tidak akan mencegah pemanasan global sebesar 1,5 derajat Celcius, cuaca ekstrem, serta naiknya permukaan laut akibat perubahan iklim.

Sejak aksi penanaman pohon dimulai pada 2018, Pakistan telah menanam satu miliar pohon lebih banyak serta menanam 500 juta lagi selama musim hujan.

“Apabila Kamu mengkhawatirkan anak-anak Kamu serta masa depan mereka, paling tidak yang bisa Kamu lakukan adalah menanam satu pohon dan merawatnya,” tutur Khan. (mg2/wib)

Tags: kabut asapPakistan

Berita Terkait.

PLTN-Bushehr
Internasional

Situasi Belum Pasti, Rusia Tetap Evakuasi Ratusan Staf Nuklir dari Iran

Kamis, 9 April 2026 - 23:25
Aher
Internasional

DPR RI Kritik Keras Gencatan Senjata AS-Iran: Abaikan Palestina, Perdamaian Timur Tengah Rapuh

Kamis, 9 April 2026 - 22:44
haji
Internasional

Pemerintah Lakukan Terobosan dalam Tata Kelola Haji 2026, Begini Respons Komnas Haji

Kamis, 9 April 2026 - 12:22
sukamta
Internasional

Komisi I Sambut Gencatan Senjata AS-Iran-Israel, Dorong Perdamaian Permanen dan Kemerdekaan Palestina

Kamis, 9 April 2026 - 11:01
Shehbaz-Sharif
Internasional

PM Pakistan Desak Semua Pihak Hormati Gencatan Senjata AS-Iran

Rabu, 8 April 2026 - 23:43
guterres
Internasional

Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, PBB Desak Kepatuhan pada Hukum Internasional

Rabu, 8 April 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.