• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Taliban Bunuh Manajer Radio Afghanistan dan Culik Wartawan

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 9 Agustus 2021 - 16:21
in Internasional
indoposco

Pasukan Komando Afghanistan terlihat di lokasi medan pertempuran dengan pemberontak Taliban di Kunduz, Afghanistan, Juni 2021. (ANTARA/REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pejuang Taliban diduga menewaskan seorang manajer stasiun radio Afghanistan di Kabul serta menculik seorang wartawan di Provinsi Helmand, tutur sejumlah pejabat pemerintah setempat pada Senin (9/8/2021).

Serangan terbaru itu menambah daftar panjang gempuran Taliban yang menargetkan awak media. Orang-orang bersenjata menembak Toofan Omar, manajer stasiun radio Paktia Ghag, serta seorang pengurus NAI dalam pembunuhan yang ditargetkan di Ibu Kota Kabul pada Minggu (8/8). NAI merupakan kelompok pembela hak asasi yang mendukung media independen di Afghanistan.

BacaJuga:

Balas AS, Iran Ajukan Syarat dan Tuntutan untuk Akhiri Perang

Dijadwalkan Bertemu di Jakarta, Prabowo dan Perdana Menteri Malaysia Bahas Krisis di Timur Tengah

Solidaritas Rakyat Indonesia Wujud Aksi Dukungan Masyarakat Iran Hadapi Konflik

“Omari dibunuh oleh orang-orang bersenjata tidak dikenal ia merupakan orang liberal kita menjadi target karena bekerja secara independen,” tutur kepala NAI, Mujeeb Khelwatgar seperti dikutip Antara, Senin (9/8/2021).

Para pejabat di Kabul menduga para pejuang Taliban sudah melakukan serangan itu. NAI pada bulan kemudian melaporkan setidaknya 30 wartawan serta pekerja media tewas, terluka ataupun diculik oleh kelompok militan di Afghanistan sepanjang tahun ini.

Di provinsi selatan Helmand, para pejabat pada Minggu menyatakan pejuang Taliban sudah menangkap seorang wartawan lokal bernama Nematullah Hemat dari rumahnya di Lashkar Gah, ibu kota provinsi tersebut.

“Sama sekali tidak ada petunjuk di mana Taliban telah menculik Hemat, kita benar-benar panik,” tutur Razwan Miakhel, kepala saluran TV swasta Gharghat TV tempat Hemat bekerja.

Seorang juru bicara Taliban menjelaskan kalau dia tidak memiliki data mengenai pembunuhan di Kabul ataupun wartawan yang diculik di Helmand. Koalisi organisasi berita Afghanistan sudah menulis surat kepada Presiden Amerika Serikat Joe Biden serta para pemimpin di Dewan Perwakilan Rakyat AS untuk mendesak mereka agar memberikan visa imigrasi khusus kepada wartawan Afghanistan serta staf pendukung media.

Taliban merebut 3 kota di wilayah utara Afghanistan pada akhir pekan serta mengancam akan merebut lebih banyak lagi. Taliban juga meningkatkan serangan terhadap pasukan pemerintah Afghanistan setelah Washington memutuskan buat mengakhiri misi militer AS di negara itu pada akhir Agustus. (mg2/wib)

Tags: afghanistanTaliban

Berita Terkait.

bendera
Internasional

Balas AS, Iran Ajukan Syarat dan Tuntutan untuk Akhiri Perang

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:12
Dampak
Internasional

Dijadwalkan Bertemu di Jakarta, Prabowo dan Perdana Menteri Malaysia Bahas Krisis di Timur Tengah

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:09
Tim-Penyelamat
Internasional

Solidaritas Rakyat Indonesia Wujud Aksi Dukungan Masyarakat Iran Hadapi Konflik

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:12
China Dukung Upaya Pakistan Fasilitasi Dialog Damai AS-Iran
Internasional

China Dukung Upaya Pakistan Fasilitasi Dialog Damai AS-Iran

Kamis, 26 Maret 2026 - 07:51
Bendera-Iran
Internasional

Iran lebih Percaya Vance Daripada Witkoff dan Kushner Untuk Dialog

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:37
Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel
Internasional

Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:33

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1219 shares
    Share 488 Tweet 305
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    924 shares
    Share 370 Tweet 231
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    734 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.