• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

PPKM di Garut Diperpanjang karena Kasus Kematian Tinggi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 4 Agustus 2021 - 04:41
in Nusantara
Pengendara sepeda motor melewati jalur kawasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Garut, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Foto: Antara/Feri Purnama

Pengendara sepeda motor melewati jalur kawasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Garut, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Foto: Antara/Feri Purnama

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Garut diperpanjang menjadi level 4 sesuai instruksi pemerintah pusat karena kasus kematian akibat wabah Covid-19 masih tinggi.

Kondisi ini (kasus kematian) kita menjadi pemberat sehingga kita masuk ke level lebih tinggi, level 4,” kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Pemkab Garut Nurdin Yana kepada wartawan di Garut, Selasa (3/8).

BacaJuga:

Bakauheni Masih Padat Arus Balik, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi

Arus Balik Lebaran Naik Level: Pertamina Hadirkan Perjalanan Kolektif yang Lebih Efisien

BMKG: Gempa Bumi Mengguncang Wilayah Kuta di Bali Pagi Tadi

Ia menyampaikan perpanjangan PPKM dan penetapan level 4 merupakan hasil keputusan pemerintah pusat, selanjutnya pemerintah daerah hanya menjalankan kebijakan pusat untuk mencegah dan memutus penularan wabah Covid-19.

Laporan kasus di Garut, kata dia, laporan kematian akibat Covid-19 dinilai masih tinggi, sementara kasus penularannya selama diterapkan PPKM terjadi penurunan.

“Yang menentukan pusat, kalau sisi tren keterpaparan di Garut ini relatif turun,” katanya, dikutip dari Antara.

Wakil Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 juga menjabat Kepala Kepolisian Resor Garut Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wirdhanto Hadicaksono menambahkan PPKM Level 4 tidak seperti PPKM Darurat yakni ada beberapa kegiatan masyarakat yang diperbolehkan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Tim Satgas Penanganan Covid-19 Garut, kata dia, tetap meningkatkan disiplin protokol kesehatan, terutama di daerah yang sudah ditetapkan sebagai kawasan wajib protokol kesehatan yakni wilayah perkotaan Garut.

Namun target utama dalam PPKM saat ini, kata Kapolres, mengurangi tingkat kematian di Garut dengan membatasi kegiatan masyarakat, penerapan tracing, testing, dan treatment serta tetap memakai masker, menjaga jarak, dan tidak berkerumun.

“Kita mencoba pelayanan yang terbaik, pelayanan masyarakat yang terpapar covid supaya tidak memasuki masa kritis, dan dilakukan vaksinasi di segala komunitas,” katanya.

Satgas Penanganan Covid-19 Garut mencatat selama pandemi Covid-19 kasus kematian pasien positif Covid-19 di Kabupaten Garut mencapai 1.120 orang dari jumlah total terkonfirmasi positif sebanyak 23.408 kasus.

Selanjutnya kasus aktif pasien Covid-19 di Garut sebanyak 421 kasus isolasi mandiri, 152 kasus isolasi di rumah sakit, pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 21.715 kasus. (mg1)

Tags: covid-19Kabupaten GarutPPKM

Berita Terkait.

bakauheni
Nusantara

Bakauheni Masih Padat Arus Balik, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:34
pertamina
Nusantara

Arus Balik Lebaran Naik Level: Pertamina Hadirkan Perjalanan Kolektif yang Lebih Efisien

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:02
Akhir Pekan Ini Jakarta Masih Berpotensi Diguyur Hujan
Nusantara

BMKG: Gempa Bumi Mengguncang Wilayah Kuta di Bali Pagi Tadi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 08:47
Arus Balik Diprediksi Menggumpal di Akhir Pekan, Pemudik Diminta Cerdas Atur Waktu
Nusantara

Arus Balik Diprediksi Menggumpal di Akhir Pekan, Pemudik Diminta Cerdas Atur Waktu

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:15
Arus Balik Diprediksi Menggumpal di Akhir Pekan, Pemudik Diminta Cerdas Atur Waktu
Nusantara

Antisipasi Puncak Arus Balik, Wamenkomdigi Tinjau Jaringan di Bakauheni Pastikan Sinyal Stabil

Sabtu, 28 Maret 2026 - 02:42
Gempa-Papua
Nusantara

Gempa Bumi Bermagnitudo 6,2 Guncang Jayapura di Papua Tadi Pagi

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:13

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    952 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    738 shares
    Share 295 Tweet 185
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.