• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

CDC Anjurkan Warga AS Tervaksin Pakai Masker di Dalam Ruangan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 28 Juli 2021 - 13:31
in Internasional
Sejumlah orang berjalan di kawasan Times Square, New York City, seiring dengan semakin meningkatnya penularan Covid-19 akibat virus SARS-CoV-2 varian Delta di New York, Amerika Serikat, Jumat (23/7/2021). Varian Delta COVID-19 menjadi penyebab lebih dari 80 persen kasus baru yang terjadi di Amerika Serikat. Foto: Antara/Reuters/Eduardo Munoz/wsj

Sejumlah orang berjalan di kawasan Times Square, New York City, seiring dengan semakin meningkatnya penularan Covid-19 akibat virus SARS-CoV-2 varian Delta di New York, Amerika Serikat, Jumat (23/7/2021). Varian Delta COVID-19 menjadi penyebab lebih dari 80 persen kasus baru yang terjadi di Amerika Serikat. Foto: Antara/Reuters/Eduardo Munoz/wsj

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penduduk Amerika yang divaksin penuh melawan Covid-19 harus kembali mengenakan masker di tempat-tempat umum dalam ruangan di daerah-daerah tempat virus corona menyebar dengan cepat, kata otoritas kesehatan Amerika Serikat, Selasa (27/7).

Dalam pengetatan atas pedoman yang dikeluarkan awal bulan ini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS juga mengusulkan semua siswa, guru, dan staf di sekolah untuk taman kanak-kanak hingga kelas 12 memakai masker meskipun mereka telah divaksin.

BacaJuga:

China Dukung Upaya Pakistan Fasilitasi Dialog Damai AS-Iran

Iran lebih Percaya Vance Daripada Witkoff dan Kushner Untuk Dialog

Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel

Permasalahan virus corona AS sudah bertambah sebab versi Muara sungai yang amat meluas. Versi yang timbul di India itu sudah menyebar dengan cepat dan sekarang menyumbang lebih dari 80 persen kasus virus corona di AS.

Presiden AS Joe Biden mengatakan, peningkatan vaksinasi dan pemakaian masker akan membantu Amerika Serikat menghindari penguncian pandemi serta penutupan tempat usaha dan sekolah seperti yang dialami negara itu pada 2020.

“Kita tidak akan kembali ke situ,” kata Biden.

CDC mengatakan, 63,4 persen negara- negara bagian AS memiliki tingkat penularan yang cukup tinggi buat membenarkan penerapan aturan memakai masker dalam ruangan dan harus segera melanjutkan kebijakan tersebut. Manhattan, Los Angeles, dan San Francisco memenuhi kriteria penularan seperti halnya seluruh negara bagian Florida, tetapi Chicago dan Detroit tidak.

Ketua Federasi Guru Amerika Randi Weingarten dalam pernyataan memuji panduan baru CDC mengenai pemakaian masker. Ia menyebut panduan tersebut sebagai “tindakan pencegahan yang diperlukan sampai anak-anak di bawah 12 tahun dapat menerima vaksin Covid dan lebih banyak orang Amerika di atas 12 tahun mendapatkan vaksinasi.”

Panduan CDC sebelumnya untuk sekolah hanya meminta anak didik yang tidak divaksin buat mengenakan masker.

Tetapi, saran CDC yang terkini tidak mengikat. Banyak masyarakat Amerika, paling utama di negara-negara bagian yang condong ke Partai Republik, mungkin memilih untuk tidak mengikutinya. Setidaknya delapan negara bagian melarang sekolah mewajibkan masker.

Dr Isaac Weisfuse, seorang ahli epidemiologi medis di Cornell University Public Health, mengatakan perubahan itu dibenarkan tetapi yakin bahwa resistensi mungkin terjadi di antara beberapa orang. “Saya pikir, kita akan mendapat pukulan balik karena menurut saya orang mungkin melihatnya sebagai kemunduran,” katanya.

Amerika Serikat memimpin dunia dalam jumlah rata- rata harian infeksi baru, terhitung satu dari setiap sembilan kasus yang dilaporkan di seluruh dunia muncul setiap hari. Rata-rata tujuh hari untuk kasus baru telah meningkat tajam dan mencapai 57.126, masih sekitar seperempat dari puncak pandemi.

Dua bulan lalu, ketika CDC mengumumkan, orang yang sudah divaksin lengkap dapat melepas masker, Covid-19 sedang menurun. Vaksinasi telah melambat secara dramatis dan hanya 58 persen orang yang memenuhi syarat yang telah divaksin penuh.

Beberapa studi baru menunjukkan bahwa orang- orang yang sudah divaksin dengan dosis lengkap dan membawa virus seperti orang-orang yang belum divaksin kemungkinan bisa menularkan infeksi tersebut kepada orang lain, Direktur CDC Dr. Rochelle Walensky mengatakan kepada wartawan pada pengarahan lewat telepon.

“Kami rasa penting bagi orang- orang untuk memahami bahwa mereka dapat menularkan penyakit ini kepada orang lain,” katanya.

Pada Senin (26/7), pemerintahan Biden mengonfirmasi tidak akan mencabut pembatasan perjalanan internasional yang ada, dengan alasan meningkatnya jumlah kasus Covid-19 dan perkiraan bahwa kasus itu akan terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan. (mg1)

Sumber: Reuters
Dikutip dari: Antara

Tags: AScovid-19maskervaksin

Berita Terkait.

China Dukung Upaya Pakistan Fasilitasi Dialog Damai AS-Iran
Internasional

China Dukung Upaya Pakistan Fasilitasi Dialog Damai AS-Iran

Kamis, 26 Maret 2026 - 07:51
Bendera-Iran
Internasional

Iran lebih Percaya Vance Daripada Witkoff dan Kushner Untuk Dialog

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:37
Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel
Internasional

Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:33
Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran
Internasional

Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran

Rabu, 25 Maret 2026 - 00:13
Protes
Internasional

Konflik Iran Picu Kekecewaan, Tentara AS: Tak Mau Mati Demi Israel

Senin, 23 Maret 2026 - 22:18
Asap
Internasional

Rusia Ingatkan Bahaya Nuklir Imbas Serangan AS-Israel di Bushehr

Senin, 23 Maret 2026 - 20:06

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    859 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2676 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    718 shares
    Share 287 Tweet 180
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.