• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Bamus Betawi: Di Jakarta Obat Covid-19 Langka, Gimana di Daerah?

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 21 Juli 2021 - 08:05
in Megapolitan
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo saat menggeledah unit ruko milik PT ASA yang diduga menimbun obat bagi pasien COVID-19 di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (13/7/2021). Foto: ANTARA/HO-Humas Polres Metro Jakarta Barat/am.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo saat menggeledah unit ruko milik PT ASA yang diduga menimbun obat bagi pasien COVID-19 di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (13/7/2021). Foto: ANTARA/HO-Humas Polres Metro Jakarta Barat/am.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Betawi Abraham Lulung Lunggana meminta pemerintah memberi perhatian serius untuk menangani kelangkaan persediaan obat untuk pasien COVID- 19.

Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, tutur Lulung, wajib segera mencari solusi menjamin ketersediaan obat tersebut, karena ini merupakan soal keselamatan nyawa rakyat.

BacaJuga:

Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

Cuaca Jakarta Didominasi Cerah Berawan, Waspadai Potensi Hujan Ringan di Sore Hari

Premanisme di Kota Teraman ASEAN, Pramono: Tak Mungkin Selalu Adem Ayem

” Dokter, tenaga medis, ulama, kyai kita sudah ribuan yang gugur. Mungkin karena mereka kesulitan memperoleh obat. Saya minta kondisi ini lekas ditangani penguasa, penguasa wajib turun tangan langsung, jangan pasif cuma menunggu polisi melakukan penggerebekan atau penangkapan,” tutur Lulung dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Lulung mensinyalir kelangkaan obat ini diakibatkan ulah komplotan mafia penimbun obat serupa dengan pelaku yang diungkap Polda Metro Jaya di gudang penimbun obat COVID- 19 kawasan Peta Barat, Cengkareng, Jakarta, Senin kemarin.

” Kalau situasi ini didiamkan lalu, gimana?, masyarakat disuruh isoman di rumah, tetapi obat tidak ada. Saya kira, ini dikeluhkan banyak masyarakat dimana- mana. Makanya, pemerintah harus jujur dan tegas, ini sebenarnya ada apa? Tolong ini diperhatikan, sebab ini soal keselamatan nyawa rakyat,” tutur Anggota Komisi VII DPR itu.

Lulung mengaku kesulitan mencari obat untuk anggota keluarganya yang terinfeksi COVID- 19. Apalagi ia bersama stafnya telah mencari apotik besar ataupun kecil buat mencari obat, tetapi seluruh apotik yang dikunjungi kehabisan persediaan.

” Sehabis bertanya serta sesuai arahan dokter, saya keliling mencari obat yang disarankan. Akan tetapi, obat yang umumnya dipakai buat COVID itu tidak ada, staf saya keliling ke 10 Apotek di Jakarta tidak ada, seluruh Apotek berterus terang kehabisan persediaan,” tutur Lulung.

Ia menceritakan kalau ada 4 tipe obat yang direkomenadasikan dokter untuk keluarganya, yaitu Oseltamivir 75 mg, Azithromycin 500 mg, Dexamethasone 0, 5 mg serta Parasetamol 500 mg, namun tidak tersedia, selain parasetamol.

” Ini gimana?, jika di Jakarta saja obat tidak ada, bagaimana lagi di daerah- daerah lain? Kelangkaan obat yang dikeluhkan masyarakat selama ini ternyata benar, dan masih terjadi dimana- mana. Ini fakta di lapangan, karena sekarang saya mengalami sendiri,” ujar Lulung. (mg2)

Tags: Bamus BetawijakartaObat Covid-19 Langka

Berita Terkait.

Halalbihalal
Megapolitan

Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

Minggu, 12 April 2026 - 14:07
Cerah
Megapolitan

Cuaca Jakarta Didominasi Cerah Berawan, Waspadai Potensi Hujan Ringan di Sore Hari

Minggu, 12 April 2026 - 08:21
pram
Megapolitan

Premanisme di Kota Teraman ASEAN, Pramono: Tak Mungkin Selalu Adem Ayem

Sabtu, 11 April 2026 - 23:23
borgol
Megapolitan

Coreng Citra Kota Global, DPRD Desak Pemprov DKI Serius Berantas Premanisme

Sabtu, 11 April 2026 - 21:11
sampah
Megapolitan

IKAPPI Sebut Dinas LH Gagal Tangani Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Sabtu, 11 April 2026 - 18:08
Viral Pecahkan Mangkuk Pedagang, 3 Preman di Tanah Abang Positif Sabu
Megapolitan

Viral Pecahkan Mangkuk Pedagang, 3 Preman di Tanah Abang Positif Sabu

Sabtu, 11 April 2026 - 11:33

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    1939 shares
    Share 776 Tweet 485
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    770 shares
    Share 308 Tweet 193
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    714 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.