• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Indonesia Akan Contoh Sistem Olimpiade Tokyo untuk PON XX

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 13 Juli 2021 - 19:59
in Olahraga
indoposco

Logo PON XX Papua. Foto: Antara/Ho-PB PON Papua

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah akan mencontoh sistem yang diterapkan dalam Olimpiade Tokyo 2021 untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

“Ada satu ajang yang berada di depan kita, pelaksanaan Olimpiade Tokyo, kita bisa belajar dari situ, mereka terapkan sistem bubble, jadi sistem ini maksudnya hanya dari penginapan ke tempat pertandingan, dari pertandingan kembali ke penginapan, mudah-mudahan panitia dari KONI Pusat bisa meniru itu,” kata
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa (13/07/2021).

BacaJuga:

Persita vs Arema: Comeback Amunisi Asing Untungkan Singo Edan

PSIM vs PSM: Dikepung Tekanan, Laskar Mataram Bidik Titik Balik di Bantul

Super League Pekan 27: Main Kandang, 3 Besar Diprediksi Poin Penuh

Amali menyampaikan hal tersebut seusai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo mengenai persiapan PON XX dan Pekan Paralimpiade Nasional XVI (Peparnas) di Papua.

“Bahwa ya sudah datang ke sana untuk bertanding, bukan untuk jalan-jalan. Jadi datang, tiba itu akan dites lagi oleh panitia sebagaimana yang kita sudah lakukan. Kita sudah berpengalaman walaupun single event untuk sepak bola dan bola basket dan sukses,” tambahnya, dikutip dari Antara.

Amali pun menilai sistem gelembung (bubble) tersebut menjadi sistem yang paling aman untuk PON XX Papua.

Senada dengan Menpora, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman mengungkapkan Olimpiade Tokyo dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Olimpiade Tokyo pelaksanaannya juga akan jadi rujukan PON XX di Papua. Sisa waktu yang masih ada kita harap program PPKM bisa menekan Covid-19 di seluruh wilayah dan Presiden akan memberi waktu sampai September, asalkan kita mematuhi protokol kesehatan saya yakin PON nanti akan berjalan sesuai rencana,” kata Marciano.

Meski peserta PON XX wajib di vaksin dan tes Covid-19, Kemenpora juga menyiapkan langkah-langkah bila ada atlet, instruktur maupun ofisial terpapar Covid-19.

“Panitia sudah menyiapkan langkah-langkah untuk mengatasi itu dan sekarang sudah ada rumah-rumah sakit di Papua. Berdasarkan pengalaman atlet yang terkena Covid-19 selain mereka sudah di vaksin, daya tahan tubuhnya juga bagus jadi bisa recovery dalam 3-4 hari, jangan dibayangkan seperti orang lain,” ungkap Amali.

Amali pun yakin bahwa pelaksanaan PON XX ini tidak akan ditunda. “PON XX ini sudah ditunda dari 2020 diundur ke 2021, sementara penyelenggara berikutnya sudah ada yakni Aceh dan Sumatera Utara, tentu ini akan berpengaruh ke persiapan selanjutnya jadi kita sepakat segala daya dan upaya kita kerahkan untuk mengatasi Covid-19,” kata Amali.

PON XX di Papua akan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021. Setelahnya akan dilanjutkan dengan ajang Peparnas XVI di tempat yang sama pada 2-15 November 2021.

Untuk PON XX, pertandingan akan dilaksanakan di 4 klaster yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke dan akan mempertandingkan 37 cabang olahraga yang melibatkan setidaknya 6.400 atlet dan 3.500 ofisial.

Sementara pelaksanaan Peparnas XVI akan digelar di dua tempat yakni Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura dengan menggunakan arena yang sebelumnya digunakan untuk PON dan akan mempertandingkan 12 cabang olahraga yang diikuti oleh 1.935 atlet serta melibatkan 740 ofisial. (mg3)

Tags: kemenporaMenpora Zainudin AmaliOlimpiade Tokyopon papua

Berita Terkait.

persita
Olahraga

Persita vs Arema: Comeback Amunisi Asing Untungkan Singo Edan

Jumat, 10 April 2026 - 14:14
psm
Olahraga

PSIM vs PSM: Dikepung Tekanan, Laskar Mataram Bidik Titik Balik di Bantul

Jumat, 10 April 2026 - 13:13
bri
Olahraga

Super League Pekan 27: Main Kandang, 3 Besar Diprediksi Poin Penuh

Jumat, 10 April 2026 - 11:11
alex
Olahraga

Hasil Liga Champions: PSG-Atletico Menang dengan Skor Identik

Kamis, 9 April 2026 - 09:09
bayern
Olahraga

Hasil Liga Champions: Bayern dan Arsenal Sukses Bungkam Tuan Rumah

Rabu, 8 April 2026 - 09:19
gt
Olahraga

Dihadiri Sean Gelael, Indonesia Incar Talenta Baru di GT World Challenge Asia 2026

Rabu, 8 April 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    679 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    668 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.