• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Atasi Kelangkaan, Pemerintah Segera Bentuk Satgas Oksigen

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 9 Juli 2021 - 23:41
in Headline
Wali Kota Bogor Bima Arya mengawasi pendistribusian bantuan gas oksigen ke rumah sakit di Kota Bogor yang kekurangan gas oksigen. Foto : Pemkot Bogor

Wali Kota Bogor Bima Arya mengawasi pendistribusian bantuan gas oksigen ke rumah sakit di Kota Bogor yang kekurangan gas oksigen. Foto : Pemkot Bogor

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kelangkaan oksigen di sejumlah daerah menggugah pemerintah segera membentuk Satuan Tugas (Satas) Oksigen. Ini dalam rangka mendata kebutuhan oksigen di setiap rumah sakit di Pulau Jawa.

“Sudah diputuskan, di Jawa setiap provinsi akan membentuk satgas oksigen. Dimana Satgas Oksigen itu akan mendata seluruh kebutuhan oksigen di masing-masing RS di provinsi bersangkutan,” kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers via daring dipantau di Jakarta, Jumat (9/7/2021).

BacaJuga:

KAI Klaim Program Motis Lebaran Dukung Kelancaran Mudik 2026

Pemerintah Siapkan SE Menteri Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Pascalebaran

1,9 Juta Pemudik Tiba di Jakarta, Sisa 1,4 Juta Orang Masih di Perjalanan

Dia menambahkan, Satgas Oksigen akan berhubungan dengan satgas di kantor pusat yang akan menghubungkan antara kebutuhan oksigen di masing-masing RS di provinsi terhadap produsen-produsen yang ada. “Bahkan kalau memerlukan kita akan melakukan impor oksigen,” tandasnya.

Menkes mengemukakan, kebutuhan oksigen RS sebelum lonjakan kedua sebesar 400 ton per hari. Kebutuhan oksigen terus naik hingga ke 800 – 1.000 ton per hari. “Berdasarkan perhitungan kita mungkin memerlukan sampai 2.400 ton per hari, kita sudah mempersiapkan bagaimana mensuplai kebutuhan oksigen sebanyak itu yang ada di Jawa dan Bali. Dan kami akan replikasikan sistemnya di luar pulau Jawa,” ujarnya.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, kebutuhan oksigen medis melonjak seiring naiknya kasus Covid-19. Meski begitu, ia menilai kelangkaan stok oksigen di beberapa daerah lebih disebabkan rantai distribusi yang belum optimal.

Ia mengatakan, strategi pemerintah mengatasi hal itu adalah menambah pasokan oksigen serta mengupayakan agar penyaluran ke daerah-daerah yang kasusnya tinggi lebih dipercepat. Kapasitas produksi oksigen di Indonesia mencapai 866.000 ton per tahun dengan utilisasi produksi per tahunnya 638.900 ribu, dimana 75 persen digunakan untuk industri dan hanya 25 persen yang dipakai medis.

“Kami telah mendapatkan komitmen dari Kementerian Perindustrian agar konversi gas industri ke oksigen medis diberikan sampai dengan 90 persen,” jelasnya dikutip Antara.

Melalui konversi ini, lanjut Nadia, maka jumlah oksigen yang bisa didapatkan untuk memenuhi kebutuhan nasional mencapai 575.000 ton. Untuk saat ini, kapasitas oksigen yang ada, akan dimaksimalkan di tujuh provinsi di Jawa-Bali karena meningkatnya kasus Covid-19 sebanyak 6-8 kali lipat. (aro)

Tags: pemerintahSatgas Oksigen

Berita Terkait.

Sepeda-Motor
Headline

KAI Klaim Program Motis Lebaran Dukung Kelancaran Mudik 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:42
Belajar
Headline

Pemerintah Siapkan SE Menteri Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Pascalebaran

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:00
1,9 Juta Pemudik Tiba di Jakarta, Sisa 1,4 Juta Orang Masih di Perjalanan
Headline

1,9 Juta Pemudik Tiba di Jakarta, Sisa 1,4 Juta Orang Masih di Perjalanan

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:57
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Headline

Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:45
Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Headline

Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:24
Kakorlantas Sebut Mudik 2026 Nihil Insiden Menonjol di Tengah Laka Maut Tol Pejagan
Headline

Kapolri: Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, Puncak Kedua Diprediksi 28–29 Maret

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:14

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1096 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2676 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.