• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Kapal Perang AS Transit di Selat Taiwan, China Marah

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 23 Juni 2021 - 12:49
in Internasional
Dokumentasi: Kapal perang Amerika Serikat , Mustin dan Benfold, berlayar melintasi Selat Taiwan, dipandang dapat meningkatkan ketegangan dengan China. Foto: Antara/Reuters

Dokumentasi: Kapal perang Amerika Serikat , Mustin dan Benfold, berlayar melintasi Selat Taiwan, dipandang dapat meningkatkan ketegangan dengan China. Foto: Antara/Reuters

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah China pada Rabu mengecam Amerika Serikat sebagai “pencipta risiko” keamanan terbesar di kawasan setelah kapal perang AS kembali berlayar melalui jalur perairan sensitif yang memisahkan Taiwan dari China — Selat Taiwan.

Armada ke-7 Angkatan Laut AS mengatakan kapal perusak peluru kendali kelas Arleigh Burke USS Curtis Wilbur itu melakukan “transit rutin di Selat Taiwan” pada Selasa (22/6) sesuai dengan hukum internasional.

BacaJuga:

Konflik Iran Picu Kekecewaan, Tentara AS: Tak Mau Mati Demi Israel

Rusia Ingatkan Bahaya Nuklir Imbas Serangan AS-Israel di Bushehr

Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk

“Transit kapal melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen AS terhadap Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” demikian pernyataan angkatan laut AS.

Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat China mengatakan pasukan mereka memantau kapal perang AS itu sepanjang perjalanannya dan telah memberikan peringatan.

“Pihak AS sengaja memainkan trik lama yang sama dan menciptakan masalah dan mengganggu hal-hal di Selat Taiwan,” katanya.

“Ini sepenuhnya menunjukkan bahwa Amerika Serikat adalah pencipta risiko terbesar bagi keamanan regional, dan kami dengan tegas menentang ini,” lanjutnya.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan kapal AS itu telah berlayar ke arah utara melalui selat dan “situasinya berjalan seperti biasa”.

Kapal yang sama milik AS transit di Selat Taiwan sebulan yang lalu, dan hal itu mendorong China menuduh Amerika Serikat telah mengancam perdamaian dan stabilitas.

Misi terbaru AS itu datang sekitar seminggu setelah Taiwan mengatakan 28 pesawat angkatan udara China, termasuk pesawat tempur dan pembom berkemampuan nuklir, memasuki zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) Taiwan, yang merupakan serbuan terbesar yang dilaporkan hingga saat ini.

Insiden itu muncul setelah para pemimpin negara Kelompok Tujuh (G7) yang mengeluarkan pernyataan bersama yang menegur China atas serangkaian masalah dan menekankan pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan. Pernyataan bersama negara G7 itu dikecam oleh China dan dianggap sebagai “fitnah”.

Angkatan Laut AS telah melakukan operasi transit di Selat Taiwan setiap bulan atau lebih.

Amerika Serikat, seperti kebanyakan negara, tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan yang demokratis tetapi merupakan pendukung internasional terpenting dan penjual senjata utama bagi Taiwan.

Ketegangan militer antara Taiwan dan China telah meningkat selama setahun terakhir, dengan Taipei mengeluhkan China yang berulang kali mengirim angkatan udaranya ke zona pertahanan udara Taiwan. (bro)

Tags: ChinaKapal Perang ASSelat Taiwan

Berita Terkait.

Protes
Internasional

Konflik Iran Picu Kekecewaan, Tentara AS: Tak Mau Mati Demi Israel

Senin, 23 Maret 2026 - 22:18
Asap
Internasional

Rusia Ingatkan Bahaya Nuklir Imbas Serangan AS-Israel di Bushehr

Senin, 23 Maret 2026 - 20:06
Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk
Internasional

Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk

Senin, 23 Maret 2026 - 14:31
Update Perang Timur Tengah: Korban Sipil di Iran Tembus 1.407 Jiwa
Internasional

Update Perang Timur Tengah: Korban Sipil di Iran Tembus 1.407 Jiwa

Senin, 23 Maret 2026 - 13:33
Trump Ancam Iran, Teheran Siap Serang Balik Infrastruktur Energi AS
Internasional

Konflik Israel–Hizbullah Memanas, Ribuan Warga Lebanon Mengungsi

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:56
Iran Ajukan Inisiatif Keamanan Regional dan Syarat Perdamaian Konflik
Internasional

Iran Ajukan Inisiatif Keamanan Regional dan Syarat Perdamaian Konflik

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:26

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2670 shares
    Share 1068 Tweet 668
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    831 shares
    Share 332 Tweet 208
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    699 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.