• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Australia akan Daftarkan Koala Sebagai Hewan yang Dilindungi

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 18 Juni 2021 - 17:00
in Internasional
Seekor koala korban kebakaran hutan mendapatkan perawatan di penampungan darurat satwa di Mallacoota, Victoria, Australia, Jumat (10/1/2020). Ratusan ribu hewan diperkirakan mati saat kebakaran hutan di beberapa wilayah Australia. Foto: (ANTARA /REUTERS)

Seekor koala korban kebakaran hutan mendapatkan perawatan di penampungan darurat satwa di Mallacoota, Victoria, Australia, Jumat (10/1/2020). Ratusan ribu hewan diperkirakan mati saat kebakaran hutan di beberapa wilayah Australia. Foto: (ANTARA /REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Australia tengah mempertimbangkan untuk mendaftarkan koala di pantai timur negara tersebut sebagai spesies yang terancam punah dan perlu dilindungi.

Menteri Lingkungan Hidup Sussan Ley pada Jumat dalam sebuah pernyataan melalui e-mail menyatakan Australia telah mengklasifikasikan koala pantai timur sebagai kelompok rentan, jumlah mereka tertekan oleh kegiatan penebangan, perambahan perkotaan, dan infeksi yang meluas. Selain itu, kebakaran hutan di negara bagian New South Wales dan Queensland pada 2019 dan 2020 diperkirakan telah menewaskan 30 persen dari populasi koala di sana.

BacaJuga:

AS Tembakkan 850 Rudal Tomahawk ke Iran, Stok Menipis dan Picu Kekhawatiran Pentagon

Dinilai Tak Transparan, Kongres Desak Pentagon Buka Rincian Anggaran “Golden Dome”

Usai Bertemu di Istana Negara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim ke Halim

Para ilmuwan dan akademisi telah memperingatkan bahwa mamalia Australia yang ikonik itu dapat punah pada 2050 di New South Wales, dan Ley mengatakan pihaknya telah meminta agar Komite Ilmiah Spesies Terancam di negara tersebut mempertimbangkan untuk memasukkan koala ke dalam daftar spesies yang terancam punah.

“Kami ingin melihat populasi koala pulih dan kami menginvestasikan 24 juta dolar Australia (sekitar Rp 260 miliar) untuk restorasi habitat, penelitian penyakit dan genom, pemetaan populasi, dan dukungan kedokteran hewan,” kata Ley seperti dikutip Antara.

Kelompok-kelompok satwa liar menyambut baik langkah tersebut namun mengatakan itu seharusnya dilakukan jauh lebih awal. “Seandainya Australia membentuk badan kepatuhan independen pada 2012 ketika koala di Australia timur pertama kali terdaftar sebagai hewan yang rentan, kita dapat menghindari apa yang terjadi hari ini. Namun kita tidak melakukan itu, kita terus menjalankan kegiatan seperti biasa,” kata manajer senior WWF Australia, Stuart Blanch. (wib)

Tags: Australiahewan dilindungikoala

Berita Terkait.

AS Tembakkan 850 Rudal Tomahawk ke Iran, Stok Menipis dan Picu Kekhawatiran Pentagon
Internasional

AS Tembakkan 850 Rudal Tomahawk ke Iran, Stok Menipis dan Picu Kekhawatiran Pentagon

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:48
Dinilai Tak Transparan, Kongres Desak Pentagon Buka Rincian Anggaran “Golden Dome”
Internasional

Dinilai Tak Transparan, Kongres Desak Pentagon Buka Rincian Anggaran “Golden Dome”

Sabtu, 28 Maret 2026 - 05:31
Arus Balik Diprediksi Menggumpal di Akhir Pekan, Pemudik Diminta Cerdas Atur Waktu
Internasional

Usai Bertemu di Istana Negara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim ke Halim

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:31
bendera
Internasional

Balas AS, Iran Ajukan Syarat dan Tuntutan untuk Akhiri Perang

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:12
Dampak
Internasional

Dijadwalkan Bertemu di Jakarta, Prabowo dan Perdana Menteri Malaysia Bahas Krisis di Timur Tengah

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:09
Tim-Penyelamat
Internasional

Solidaritas Rakyat Indonesia Wujud Aksi Dukungan Masyarakat Iran Hadapi Konflik

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:12

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1235 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    952 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    737 shares
    Share 295 Tweet 184
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.