• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Perbaikan Kabel Bawah Laut di Papua Belum Dipastikan Selesainya

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 10 Juni 2021 - 11:35
in Headline
Kabel bawah laut. Foto: Antara

Kabel bawah laut. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penanganan dan pemulihan jaringan telekomunikasi akibat putusnya Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) ruas Biak-Jayapura masih dikerjakan. Belum ada yang memastikan pemulihan gangguan infrastruktur telekomunikasi itu.

Meski awal bulan Mei lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memperkirakan pekan pertama penyambungan kabel bawah laut itu diselesaikan.

BacaJuga:

Negosiasi Krusial di Pakistan, Wapres AS Upayakan Kesepakatan Damai dengan Iran

KPK Gelar OTT di Tulungagung, Tangkap Bupati

1,5 Tahun Menjabat, Penyelamatan Keuangan Negara era Prabowo Tembus Rp31,3 Triliun

Pengamat Teknologi Informasi dan Telekomunikasi, Heru Sutadi mengakui cukup sulit memastikan pemulihan layanan telekomunikasi itu. Mengingat sejumlah faktor menyulitkan penanganan layananan tersebut.

“Kita kan tidak tahu seberapa sulit medan di bawah laut dimana kabel itu putus. Sehingga memang agak sulit memastikan berapa lama jaringan kabel laut selesai diperbaiki,” kata Heru kepada Indoposco.id melalui gawai di Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Putusnya kabel laut ruas Biak-Jayapura itu, diketahui berada tepatnya pada posisi 280 kilometer dari kota Biak dengan kedalaman 4.050 meter di bawah permukaan laut (Mdpl).

“Ya, kalau di kedalaman 4.000 meter umumnya alam. Kalau putus di dekat pantai biasanya ketarik jangkar kapal, disebabkan oleh non alam,” tutur Heru.

Ia menyatakan, proses pemulihan ini bakal memakan waktu. Meski Kominfo meminta penanganan layanan telekomunikasi di Papua segera pulih dalam kurun waktu seminggu ke depan.

Hal itu untuk mempersiapkan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang bakal dilaksanakan pada 2-15 Oktober 2021 di Papua.

“Kalau di pantai biasanya perbaikan bisa lebih cepat. Tapi makin dalam posisi kabel, perbaikan akan makin makan waktu,” ujar Direktur Eksekutif ICT Indonesia itu.

Menteri Kominfo, Johnny Plate memaparkan, untuk menanggulangi dan mengatasi gangguan telekomunikasi itu membutuhkan peralatan khusus, yaitu penggelaran kabel melalui kapal.

“Indonesia hanya memiliki 4 kapal yang memungkinkan mampu melakukan penggelaran kabel bawah laut. Dua diantaranya tidak berfungsi, satu sedang melakukan overhaul dan maintenance,” papar Johnny di Jakarta, Senin (7/6/2021).

“Hanya tersisa satu kapal, dan saat ini satu kapal itulah yang digunakan oleh PT. Telkom menggelar, mengangkat kabel yang terputus, dan menyambung kabelnya, dilakukan di wilayah timur ke arah barat,” tambahnya.

Direktur Utama PT Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan dari periode 1-18 Mei 2021 pihaknya melakukan pengurusan kapal. Selain itu juga harus berangkat menuju Makassar dimana spare kabel berada.

Keberangkatan dari Makassar baru dilakukan menuju Jayapura. Akhir Mei hingga hari ini masih melakukan proses penyiapan penyambungan kabel.

“Beberapa hari ini cuaca ekstrem menghambat baru selesai Insya Allah 1-2 hari kabel bisa recovery normal kembali seperti biasanya,” ucap Ririek.

Adapun derah terdampak gangguan di Papua berada pada 4 titik, yaitu Kota Jayapura, Abepura, Sentani dan Sarmi. (dan)

Tags: kabel bawah lautKemenkominfoPapua

Berita Terkait.

Negosiasi Krusial di Pakistan, Wapres AS Upayakan Kesepakatan Damai dengan Iran
Headline

Negosiasi Krusial di Pakistan, Wapres AS Upayakan Kesepakatan Damai dengan Iran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:45
KPK
Headline

KPK Gelar OTT di Tulungagung, Tangkap Bupati

Sabtu, 11 April 2026 - 04:09
Prabowo
Headline

1,5 Tahun Menjabat, Penyelamatan Keuangan Negara era Prabowo Tembus Rp31,3 Triliun

Jumat, 10 April 2026 - 20:02
Presiden-RI
Headline

State Loss Recovery Reaches Rp31.3 Trillion Under Prabowo Administration After 1.5 Years

Jumat, 10 April 2026 - 20:02
Bhudi
Headline

Ahmad Sahroni Diperas Rp300 Juta KPK Gadungan, Polisi Turun Tangan

Jumat, 10 April 2026 - 17:09
Sahroni
Headline

Ahmad Sahroni Reports Rp300 Million Extortion by Fake KPK Officers, Police Launch Investigation

Jumat, 10 April 2026 - 17:09

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.