• Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Koran
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Pemimpin AS dan Inggris Diharapkan Setuju Buka Kembali Perjalanan

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 10 Juni 2021 - 11:15
in Internasional
Pelancong memakai masker untuk mencegah penularan virus corona (COVID-19) melewati keamanan sebelum menaiki pesawat di sebuah bandara di Denver, Colorado, Amerika Serikat, Selasa (24/11/2020). Foto: Antara/Reuters/Kevin Mohatt/AWW/djo/am

Pelancong memakai masker untuk mencegah penularan virus corona (COVID-19) melewati keamanan sebelum menaiki pesawat di sebuah bandara di Denver, Colorado, Amerika Serikat, Selasa (24/11/2020). Foto: Antara/Reuters/Kevin Mohatt/AWW/djo/am

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson diharapkan setuju untuk bekerja sama membuka perjalanan antara kedua negara “sesegera mungkin,” kata pemerintah Inggris dalam sebuah pernyataan pada Rabu (9/6) malam.

Biden, yang tiba di Inggris pada Rabu (9/6) untuk perjalanan luar negeri pertamanya sebagai presiden, akan bertemu dengan Johnson di Cornwall pada Kamis menjelang pertemuan para pemimpin negara maju Kelompok Tujuh yang dimulai Jumat (11/6), kata pernyataan itu, dikutip dari Antara.

BacaJuga:

85 Orang Tewas Akibat Banjir Parah di Thailand

Banjir dan Longsor di Sri Lanka, 56 Orang Tewas dan 21 Masih Hilang

Dua WNI Meninggal dalam Kebakaran Besar di Hong Kong

Reuters melaporkan pada Selasa (8/6), pemerintahan Biden membentuk kelompok kerja ahli dengan Inggris, Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa untuk menentukan cara terbaik untuk memulai kembali perjalanan dengan aman setelah 15 bulan pembatasan pandemi.

Pejabat maskapai AS dan Inggris mengatakan mereka memperkirakan Washington tidak akan mencabut pembatasan sampai sekitar 4 Juli paling cepat.

Maskapai dan lainnya telah menekan pemerintah untuk mencabut pembatasan pada sebagian besar warga negara non-AS yang telah berada di Inggris, 26 negara Schengen di Eropa tanpa kontrol perbatasan, Irlandia, China, India, Afrika Selatan, Iran dan Brasil.

Kedua pemimpin diperkirakan akan menyepakati “Piagam Atlantik” baru yang ambisius, seperti yang ditandatangani oleh Perdana Menteri Winston Churchill dan Presiden Franklin Roosevelt pada 1941 yang menetapkan tujuan mereka untuk dunia pascaperang.

Piagam baru memetakan rencana kerja sama yang erat di delapan bidang, termasuk “mempertahankan demokrasi, membangun sistem perdagangan yang adil dan berkelanjutan, menangani serangan dunia maya, memerangi perubahan iklim, dan mengakhiri pandemi virus corona.

Salah satu tujuan utama adalah melanjutkan perjalanan yang aman, kata pernyataan Inggris. Sebelum pandemi, lebih dari 5 juta orang Inggris mengunjungi Amerika Serikat dan lebih dari 4,5 juta orang Amerika mengunjungi Inggris setiap tahun – lebih banyak dari negara lain mana pun.

Gugus tugas perjalanan baru akan membuat rekomendasi untuk membuka kembali perjalanan dengan aman dan memastikan bahwa Inggris dan Amerika Serikat bekerja sama dengan erat dalam kebijakan perjalanan internasional ke depan.

“Hubungan antara Inggris dan AS tidak hanya penting bagi rakyat kami, mereka menciptakan dan mempertahankan pekerjaan lintas dan menyeluruh di kedua negara kami,” kata pernyataan itu. (arm)

Sumber: Reuters
Dikutip dari: Antara

Tags: AScovid-19Inggris
Berita Sebelumnya

Novak Djokovic Atur Pertemuan dengan Rafael Nadal di Semifinal French Open

Berita Berikutnya

Dolar Naik Tipis, Fokus Beralih ke Data Inflasi AS dan Pertemuan ECB

Berita Terkait.

jir
Internasional

85 Orang Tewas Akibat Banjir Parah di Thailand

Jumat, 28 November 2025 - 18:30
banjir
Internasional

Banjir dan Longsor di Sri Lanka, 56 Orang Tewas dan 21 Masih Hilang

Jumat, 28 November 2025 - 17:50
kebakaran-hongkong
Internasional

Dua WNI Meninggal dalam Kebakaran Besar di Hong Kong

Kamis, 27 November 2025 - 17:20
aviasi
Internasional

Indonesia Diproyeksikan Jadi Pasar Aviasi Terbesar Keempat Dunia

Rabu, 26 November 2025 - 12:50
kopi
Internasional

KBRI Bern Targetkan Peningkatan Ekspor Kopi RI ke Swiss

Rabu, 26 November 2025 - 12:02
mobil
Internasional

Mobil Khusus Paus Fransiskus Diubah Jadi Klinik Berjalan untuk Gaza

Rabu, 26 November 2025 - 11:42
Berita Berikutnya
indoposco

Dolar Naik Tipis, Fokus Beralih ke Data Inflasi AS dan Pertemuan ECB

BERITA POPULER

  • hujan

    Hujan dan Banjir Kader KB Asahan Tetap Antar MBG 3B

    775 shares
    Share 310 Tweet 194
  • Dedi Mulyadi: Siswa Masuk Barak Militer Bukan Latihan Perang, Bantu Kesehatan Mental

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • From Villages to Schools: Wilmar Ensures Clean Water for Future Generations

    687 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Dari Desa ke Sekolah: Wilmar Pastikan Air Bersih untuk Generasi Masa Depan

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Terpuruk di Liga, Persis Solo Diam-Diam Siapkan Sesuatu yang Mengejutkan

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.