• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Teknologi Jangan Turunkan Belajar dan Prestasi Siswa

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 20 Mei 2021 - 16:11
in Headline
indoposco

Ilustrasi. Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dengan teknologi dunia pendidikan harus semakin kreatif dan kritis. Karena banyak peluanga dan kesmepatan yang terbuka. Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim pada acara daring, Kamis (20/5/2021).

Menurut Nadiem, keberadaan teknologi jangan menurunkan niat belajar dan prestasi siswa. Oleh karenanya, harus didukung oleh digitalisasi sekolah.

BacaJuga:

KAI Klaim Program Motis Lebaran Dukung Kelancaran Mudik 2026

Pemerintah Siapkan SE Menteri Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Pascalebaran

1,9 Juta Pemudik Tiba di Jakarta, Sisa 1,4 Juta Orang Masih di Perjalanan

“Kami prioritaskan digitalisasi sekolah, agar anak-anak Indonesia bisa meningkatkan prestasi dengan teknologi,” katanya.

Nadiem mengatakan, Kihajar (kita harus belajar) merupakan program peningkatan kompetensi siswa melalui teknologi. Program tersebut, menurutnya, sudah diluncurkan sejak 2006 lalu.

“Kihajar pada 2021 hadir dengan 3 varian program yang terbuka untuk semua jenjang sekolah,” ungkapnya.

Tiga program tersebut di antaranya Kihajar Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM), Kihajar Explorer dan Kihajar Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Talks. Menurut Nadiem, Kihajar STEM menjadi wadah eksplorasi siswa dari jenjang SD hingga SMA/SMK juga sekolah Indonesia di luar negeri.

“Program ini untuk menumbuhkan anak berpikir kritis, kolaboratif dan inovatif,” katanya.

Program Kihajar TIK Talks, masih ujar Nadiem, diperuntukkan kepada guru dan orangtua siswa. Program tersebut, sangat bermanfaat meningkatkan kompetensi guru serta mengenalkan teknologi lebih jauh kepada orangtua.

“Kami memberikan solusi masalah di daerah, khusus untuk guru dengan menggunakan teknologi,” ucapnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, Kemendikbud Ristek M Hasan Chabibie menambahkan, pada 2020 lalau sedikitnya 65 ribu siswa dari berbagai jenjang mendaftar program Kihajar. Sementara target program Kihajar tahun ini, sedikitnya 70 ribu peserta.

“Target kami tahun ini sebanyak 70 ribu siswa. Dan program Kihajar sudah kami kemas serenyah mungkin, seenak dan semilenial mungkin,” ujarnya. (nas)

Tags: Kemendikbud RistekkemendikbudristeksiswaTeknologi

Berita Terkait.

Sepeda-Motor
Headline

KAI Klaim Program Motis Lebaran Dukung Kelancaran Mudik 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:42
Belajar
Headline

Pemerintah Siapkan SE Menteri Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Pascalebaran

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:00
1,9 Juta Pemudik Tiba di Jakarta, Sisa 1,4 Juta Orang Masih di Perjalanan
Headline

1,9 Juta Pemudik Tiba di Jakarta, Sisa 1,4 Juta Orang Masih di Perjalanan

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:57
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Headline

Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:45
Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Headline

Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:24
Kakorlantas Sebut Mudik 2026 Nihil Insiden Menonjol di Tengah Laka Maut Tol Pejagan
Headline

Kapolri: Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, Puncak Kedua Diprediksi 28–29 Maret

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:14

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1096 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2676 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.