• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Bupati Tangerang Akui Tutup Objek Wisata sebagai Kebijakan Dadakan

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 20 Mei 2021 - 19:57
in Megapolitan
Telaga Cisoka. Foto: Facebook/ @abouttng

Telaga Cisoka. Foto: Facebook/ @abouttng

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengakui penutupan objek wisata merupakan kebijakan dadakan. Ia berharap jangan ada lagi kebijakan yang dadakan seperti kebijakan penutupan tempat wisata di Banten.

Zaki mengatakan instruksi Gubernur Banten terkait penutupan wisata memang dadakan. Walaupun mendadak, lanjut Zaki, tapi merupakan salah satu langkah yang harus dilakukan demi meminimalisir penyebaran Covid-19 di Banten.

BacaJuga:

Prakiraan Cuaca di Jakarta Akhir Pekan, Didominasi Berawan hingga Hujan Ringan

Mulai Efektif Hari Ini, Simak Aturan Presensi WFH Jumat ASN Pemprov DKI

Mulai Efektif Hari Ini, Simak Aturan Presensi WFH Jumat ASN Pemprov DKI

“Katanya memang kebijakan ini tidak populer dan dadakan, yang tentu saja berdampak banyak sekali keluhan-keluhan dan yang tidak setuju di beberapa lokasi wisata yang ada di Kabupaten Tangerang, sama dengan yang terjadi di Serang dan Pandeglang juga di daerah-daerah lain. Tapi alhamdulillah secara umum, komunikasi dapat berjalan dengan baik dan Insya Allah Pemkab Tangerang akan memberikan bantuan kepada para pedagang yang terkena dampak penutupan tempat wisata di Kabupaten Tangerang,” ujar Zaki melalui keterangan tertulis, Kamis (20/5/2021).

Zaki berharap, ke depan tidak terjadi lagi keputusan-keputusan yang dadakan untuk hal-hal yang strategis.

“Mungkin ada baiknya kita mempersiapkan opsi-opsi ataupun langkah-langkah mitigasi dengan pertimbangan dan perhitungan yang matang,” ujarnya.

Bupati Tangerang meminta kepada Dinas Kesehatan Provinsi Banten untuk mengirimkan alat tes antigen ataupun Polymerase Chain Reaction (PCR), begitu juga dengan vaksin karena Kabupaten Tangerang sudah siap 15 ribu vaksin per hari.

“Jadi kalau ada distribusi vaksin dari kementerian ataupun pusat, Kabupaten Tangerang juga mohon dipertimbangkan dan diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin dengan jumlah yang sangat banyak karena jumlah populasi di Kabupaten Tangerang adalah yang paling tinggi di Provinsi Banten,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, keputusannya berupa larangan atau penutupan tempat wisata itu adalah kebijakan yang sangat tidak populer.

Keputusan tersebut terpaksa diambil, kata Wahidin, demi kepentingan masyarakat luas, agar tidak terjadi penularan Covid-19 di tempat wisata.

“Kita memahami adanya protes dan ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan yang kita ambil, itu adalah wajar karena dari sekian banyak yang taat ada saja yang tidak taat, tapi kita mengutamakan kemaslahatan dan keselamatan meskipun pahit dirasakan tetapi itu semua demi kebaikan,” ujar Wahidin.

Wahidin mengapresiasi kerja keras para bupati/wali kota dan jajarannya serta Tentara Nasional Indonesia (TNI)/Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terlebih lagi kepada jajaran yang berada di garda terdepan yang ada di jalan sepanjang Lebaran, dan tidak lekang karena panas dan tidak lapuk karena hujan.

“Mereka selalu melayani masyarakat baik dari TNI, Polri, Satpol PP (satuan polisi pamong praja) dan lain sebagainya yang memang di tengah suasana Idulfitri tidak pulang kampung, tetapi justru malah ada di lapangan termasuk dokter dan tenaga kesehatan yang telah mengorbankan waktunya sepanjang waktu untuk melayani masyarakat,” ujarnya. (dam)

Tags: covid-19Kabupaten Tangerangobjek wisata

Berita Terkait.

Prakiraan Cuaca di Jakarta Akhir Pekan, Didominasi Berawan hingga Hujan Ringan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca di Jakarta Akhir Pekan, Didominasi Berawan hingga Hujan Ringan

Sabtu, 11 April 2026 - 08:06
pram
Megapolitan

Mulai Efektif Hari Ini, Simak Aturan Presensi WFH Jumat ASN Pemprov DKI

Jumat, 10 April 2026 - 16:18
pram
Megapolitan

Mulai Efektif Hari Ini, Simak Aturan Presensi WFH Jumat ASN Pemprov DKI

Jumat, 10 April 2026 - 15:15
jakut
Megapolitan

BPN Jakut Deklarasi Pencanangan Zona Integritas Menuju WBBM

Jumat, 10 April 2026 - 14:27
plastik
Megapolitan

Harga Plastik Kemasan di Jakarta Naik, Tertinggi di Jakbar

Jumat, 10 April 2026 - 11:41
MRT
Megapolitan

Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

Kamis, 9 April 2026 - 21:43

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.