• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Inggris Adaptasi Program Vaksinasi untuk Hadapi Covid-19 Varian India

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 15 Mei 2021 - 09:01
in Internasional
indoposco

Doreen Vickers, 83 tahun, menunggu saat seorang tenaga kesehatan mengisi jarum suntik dengan dosis vaksin Oxford/AstraZeneca COVID-19 di Appleton Village Pharmacy, di tengah penyebaran penyakit virus corona (COVID-19), di Widnes, Inggris, Kamis (14/1/2021). (ANTARA/REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Inggris akan melakukan adaptasi pada program vaksinasi guna melindungi masyarakatnya dengan lebih cepat di area-area tempat kemunculan virus corona varian India. Inggris merupakan salah salah satu negara di dunia yang paling cepat menjalankan program inokulasi.

Negara itu sejauh ini telah memberikan suntikan pertama bagi hampir 70 persen dari populasi dewasa dan suntikan kedua bagi 36 persen populasi dewasa. Pencapaian itu telah membantu Inggris mengurangi laju infeksi dan kematian.

BacaJuga:

Konflik Iran Picu Kekecewaan, Tentara AS: Tak Mau Mati Demi Israel

Rusia Ingatkan Bahaya Nuklir Imbas Serangan AS-Israel di Bushehr

Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk

Perdana Menteri Boris Johnson telah menetapkan langkah untuk mengeluarkan Inggris dari penguncian, yang berikutnya direncanakan untuk diterapkan minggu depan. Meski demikian, dia telah memperingatkan bahwa varian baru, seperti B.1.617.2 yang ditemukan di India, dapat menggagalkan rencana itu. Demikian dikutip Antara, Jumat (14/5/2021).

Badan pemerintah Inggris urusan kesehatan masyarakat PHE mengatakan bahwa jumlah total kasus varian baru yang dikonfirmasi telah mencapai lebih dari dua kali lipat dalam seminggu terakhir menjadi 1.313 kasus di seluruh Inggris.

Menteri urusan vaksin Nadhim Zahawi mengatakan bahwa, di daerah tempat varian baru corona muncul, pemerintah akan meningkatkan pengujian. Di daerah seperti itu, semua penduduk diminta untuk melakukan tes PCR mengingat varian virus yang beredar di masyarakat. Pihak berwenang berusaha menilai seberapa luas penyebaran yang telah terjadi.

Dia mengatakan vaksin juga dapat ditawarkan kepada orang-orang yang lebih muda jika mereka tinggal di rumah dengan penghuni yang multigenerasi. Suntikan vaksin saat ini tersedia untuk semua orang yang berusia di atas 38 tahun.

Selain itu, perencanaan yang telah diubah dapat mempersempit jarak antara waktu seseorang menerima dosis pertama dan kedua dari suntikan Pfizer.

“Kami akan melakukan apa pun dalam program vaksinasi … untuk memberikan perlindungan tambahan yang ditingkatkan,” kata Zahawi.

Varian virus corona yang sangat mudah menular dan pertama kali terdeteksi di India kini telah muncul di negara-negara di seluruh dunia.

Zahawi mengatakan ada kekhawatiran tentang keberadaan varian di beberapa bagian Inggris utara dan London, tetapi tidak ada bukti bahwa varian itu berdampak lebih parah pada orang atau tidak dapat ditangkal oleh vaksin. (wib)

Tags: covid-19Covid-19 Varian IndiaInggris

Berita Terkait.

Protes
Internasional

Konflik Iran Picu Kekecewaan, Tentara AS: Tak Mau Mati Demi Israel

Senin, 23 Maret 2026 - 22:18
Asap
Internasional

Rusia Ingatkan Bahaya Nuklir Imbas Serangan AS-Israel di Bushehr

Senin, 23 Maret 2026 - 20:06
Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk
Internasional

Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk

Senin, 23 Maret 2026 - 14:31
Update Perang Timur Tengah: Korban Sipil di Iran Tembus 1.407 Jiwa
Internasional

Update Perang Timur Tengah: Korban Sipil di Iran Tembus 1.407 Jiwa

Senin, 23 Maret 2026 - 13:33
Trump Ancam Iran, Teheran Siap Serang Balik Infrastruktur Energi AS
Internasional

Konflik Israel–Hizbullah Memanas, Ribuan Warga Lebanon Mengungsi

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:56
Iran Ajukan Inisiatif Keamanan Regional dan Syarat Perdamaian Konflik
Internasional

Iran Ajukan Inisiatif Keamanan Regional dan Syarat Perdamaian Konflik

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:26

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2669 shares
    Share 1068 Tweet 667
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    831 shares
    Share 332 Tweet 208
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.