• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tak Mudah! 25 Pekerja Migran Hongkong Raih Gelar Sarjana

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 25 April 2021 - 22:17
in Nasional
Upacara penyerahan ijazah kepada PMI dalam acara daring.

Upacara penyerahan ijazah kepada PMI dalam acara daring.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri bukan pilihan. Keputusan itu dipaksa karena kebutuhan ekonomi. Tapi siapa sangka, para pahlawan devisa ini berhasil meraih gelar sarjana di luar negeri.

“Ada 25 pekerja migran Indonesia kita di Hongkong yang diwisuda hari ini. Dan mereka semua perempuan,” ujar Kepala Pusat Pengelolaan Mahasiswa Luar Negeri Universitas Terbuka (UT) Pardamean Daulay pada acara daring, Minggu (25/4/2021).

BacaJuga:

BPJS Watch: 12 April Jadi Momentum Evaluasi Program MBG dan Perlindungan Anak

Wamenpar: Saka Yoga Festival Momentum Perkuat Pariwisata Berbasis Wellness

KKP Gandeng E-Commerce untuk Tingkatkan Literasi Digital Pengelola KNMP

Menurut Daulay, para PMI tersebut banyak menghadapi tantangan, rintangan dan hambatan dalam mengikuti pembelajaran. Apalagi, di tengah kesibukan mereka sebagai PMI.

“Semoga mereka bisa memacu semangat PMI lainnya,” ucapnya.

Lebih jauh ia mengatakan, hambatan dan rintangan pembelajaran para PMI di antaranya ketersediaan bahan ajar hingga layanan tutorial dan pelaksanaan ujian akhir semester.

“Kita bersyukur di tengah pandemi tidak ada masalah yang nyata. Karena berkat kebijakan pelaksanaan ujian take home exam hingga kebijakan ujian online proctoring dan semi proctoring sebagai pengganti ujian akhir semester,” bebernya.

Ia menyebut, berdasarkan data dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) jumlah PMI di Hongkong 180 ribu orang. Tentu saja jumlah PMI yang mengikuti pembelajaran tingkat pendidikan tinggi masih sangat kecil.

“Jumlah mahasiswa UT di Hongkong ada 220 orang. Tentu ini jumlah yang sangat kecil dibandingkan jumlah PMI di Hongkong,” katanya.

Sementara itu, Rektor UT Prof Ojat Darojat mengatakan, UT terus mengembangkan terobosan-terobosan baru layanan pendidikan kepada masyarakat. Dari registrasi, layanan bantuan belajar hingga ujian dilakukan secara online.

“Terobosan baru kami melaksanakan ujian online berbasis web yang dilengkapi dengan proctoring. Rencananya ini kami terapkan pada semester ini,” ujarnya.

Di bawah pengawasan pemerintah, menurutnya UT akan meningkatkan perguruan tinggi negeri pengelolaan keuangan badan layanan umum (PTN PKBLU) menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH).

“Kami akan lebih responsif dengan kebutuhan yang berkembang di masyarakat,” ungkapnya. (nas)

Tags: Pekerja Migran IndonesiaPMIuniversitas terbuka

Berita Terkait.

BPJS Watch: 12 April Jadi Momentum Evaluasi Program MBG dan Perlindungan Anak
Nasional

BPJS Watch: 12 April Jadi Momentum Evaluasi Program MBG dan Perlindungan Anak

Minggu, 12 April 2026 - 18:36
Ni-Luh-Puspa
Nasional

Wamenpar: Saka Yoga Festival Momentum Perkuat Pariwisata Berbasis Wellness

Minggu, 12 April 2026 - 16:29
Webinar
Nasional

KKP Gandeng E-Commerce untuk Tingkatkan Literasi Digital Pengelola KNMP

Minggu, 12 April 2026 - 13:26
riset
Nasional

Mendiktisaintek: Peran Tenaga Kependidikan Dukung Kualitas Sistem Pendidikan Tinggi

Minggu, 12 April 2026 - 00:30
belajar
Nasional

Dana BOSP 2026 Bukan Hanya Jadi Instrumen Pembiayaan, Begini Penjelasan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 20:02
rakor
Nasional

Rakor Bersama Pemda NTB, Menteri Nusron Sebut Integrasi Data Tanah dan Pajak Bisa Dongkrak PAD hingga 300%

Sabtu, 11 April 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2218 shares
    Share 887 Tweet 555
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    801 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    773 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.