• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Peluang Indonesia dalam Peta Pencalonan Tuan Rumah Olimpiade 2032

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 2 April 2021 - 10:47
in Olahraga
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari memaparkan rencana Indonesia untuk bidding tuan rumah Olimpiade 2032 dalam pertemuan virtual bersama Komisi Future Host IOC, di Jakarta, Rabu (3/2/2021). Foto: Antara

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari memaparkan rencana Indonesia untuk bidding tuan rumah Olimpiade 2032 dalam pertemuan virtual bersama Komisi Future Host IOC, di Jakarta, Rabu (3/2/2021). Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perjalanan Indonesia dalam pencalonan tuan rumah Olimpiade 2032 mendapat tantangan berat dengan kemunculan negara-negara besar yang kini mulai bermanuver demi bisa menggelar multiajang terakbar di dunia itu.

Negara-negara pesaing satu per satu mulai melakukan pendekatan dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC) berupaya meyakinkan kesiapan mereka menghelat pesta olahraga tertinggi itu.

BacaJuga:

Hasil Liga Champions: PSG-Atletico Menang dengan Skor Identik

Hasil Liga Champions: Bayern dan Arsenal Sukses Bungkam Tuan Rumah

Dihadiri Sean Gelael, Indonesia Incar Talenta Baru di GT World Challenge Asia 2026

Brisbane, Australia bisa dibilang bakal menjadi pesaing terberat Indonesia untuk memenangi status tersebut. Pemerintah Australia cukup aktif mengkampanyekan pencalonannya menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Demikian dilaporkan Antara, Jumat (2/3/2021).

IOC pada 25 Februari bahkan telah menyatakan bahwa mereka akan mengadakan “dialog tersasar” dengan panitia penyelenggara bidding di Australia, sehingga banyak media menyebut Brisbane sebagai calon kuat tuan rumah Olimpiade edisi tahun itu.

Keputusan tersebut membuat negara pesaing terkejut. Salah satunya Korea Selatan yang baru saja pada 1 April secara terbuka mengumumkan maju sebagai kandidat tuan rumah Olimpiade 2032 bersama Korea Utara.

Pemerintah metropolitan Seoul, Korea Selatan telah mengajukan proposal kepada IOC untuk menjadi tuan rumah bersama ibu kota Korea Utara, Pyongyang. Mereka juga meminta IOC untuk melakukan negosiasi dengan kota-kota pesaing lainnya, sebab Brisbane belum pasti terpilih sebagai tempat penyelenggaraan Olimpiade 2032.

Seoul sebetulnya pernah menjadi tuan rumah Olimpiade 1988. Namun proposal yang diajukan kali ini cukup menarik karena mempromosikan nilai-nilai perdamaian global melalui olahraga dari penyelenggaraan Olimpiade oleh Seoul dan Pyongyang.

Keputusan IOC memilih Brisbane sebagai mitra pilihan dialog juga membuat Qatar was-was. Komite Olimpiade Qatar (QAC) tak mau kalah dan langsung melakukan manuver dalam mempersiapkan proses bidding. Mereka menyatakan telah melakukan pembicaraan yang berkelanjutan bersama Komisi Future Host IOC.

Pengalaman Qatar dalam menggelar kejuaraan olahraga mayor tak perlu diragukan lagi. Setelah Piala Dunia Sepak Bola Antarklub, negara Teluk Arab itu masih mempunyai sederet agenda besar lainnya di masa mendatang, seperti FIFA World Cup Qatar 2022, FINA World Aquatics Championships 2023 dan Asian Games 2030. Selain Qatar, negara benua Asia lainnya yang juga ikut-ikutan menyatakan kesiapannya mengikuti proses bidding adalah India.

Bagaimana dengan Indonesia?

Jauh sebelum akhirnya mendapat kesempatan berdialog dengan IOC, Indonesia pertama kali menyampaikan keinginannya menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 pada 1 September 2018 atau satu hari sebelum penutupan Asian Games 2018. Namun itu baru sebatas lisan yang disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo kepada Presiden IOC Thomas Bach yang pada saat itu sedang berkunjung ke Indonesia.

Pemerintah Indonesia pada 11 Februari menyurati IOC yang langsung direspons positif oleh Bach, terlebih setelah kesuksesan Indonesia dalam perhelatan Asian Games dan Asian Para Games 2018.

Untuk menegaskan keseriusannya, Presiden Joko Widodo pun langsung memerintahkan membentuk komite khusus persiapan menghadapi proses bidding tuan rumah Olimpiade yang akan digelar 11 tahun lagi itu.

Komite khusus yang terdiri atas berbagai kementerian/lembaga serta para stakeholder itu akan bertanggung jawab mempersiapkan pencalonan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade, termasuk menyusun rencana anggaran dan materi bidding.

Komite khusus ini hingga saat ini belum dibentuk, namun pembentukannya nanti akan ditetapkan melalui surat keputusan (SK) presiden. Demi memuluskan langkah tersebut, Komite Olimpiade Indonesia juga sudah melakukan proses prabidding kepada IOC.

Pada 3 Februari lalu, KOI mempresentasikan kelayakan Jakarta sebagai kandidat tuan rumah Olimpiade 2032 kepada Komisi Future Host IOC— komisi yang bertanggung jawab untuk calon tuan rumah Olimpiade.

Dalam pertemuan virtual tersebut, Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari memaparkan Jakarta layak menjadi tuan rumah karena memiliki kawasan penunjang di sekitarnya yang sudah terbukti sebagai bagian penting kesuksesan Asian Games dan Asian Para Games 2018.

Kehadiran venue Asian Games dan Asian Para Games 2018 menjadi nilai plus karena itu berarti Indonesia tak perlu banyak membangun area baru untuk Olimpiade. KOI yakin dibanding negara lain, biaya Indonesia akan lebih efisien dan efektif, mengingat efisiensi biaya menjadi syarat wajib dari IOC jika ingin maju dalam pencalonan tuan rumah pesta empat tahunan itu.

Dalam presentasi prabidding tersebut, KOI menawarkan tiga pilar utama, yakni lingkungan, warisan, dan teknologi sebagai fokus rencana penyelenggaraan. KOI menjanjikan Olimpiade 2032 Indonesia yang mengusung tema “Gravity of Asia” akan menjadi gelaran dengan emisi nol karena akan memanfaatkan kemajuan teknologi, seperti pemakaian kendaraan listrik untuk sistem transportasi, baik publik maupun pribadi di Jakarta, yang diyakini dapat menjadi warisan atau legacy dari penyelenggaraan Olimpiade.

Okto, sapaan akrabnya, menyebut pemaparannya itu berhasil meyakinkan IOC. Dia semakin yakin Indonesia punya peluang besar terpilih menjadi tuan rumah dan mencatatkan sejarah karena untuk pertama kalinya Olimpiade diselenggarakan di kawasan Asia Tenggara.

Pemerintah Indonesia juga tak tinggal diam melakukan berbagai upaya penguatan langkah sebelum melakukan proses bidding. Pada Oktober 2020, Menteri BUMN Erick Thohir menyambangi markas IOC di Swiss di sela perjalanan diplomatiknya demi menegaskan keseriusan Indonesia dalam bidding tuan rumah Olimpiade 2032. Presiden Joko Widodo bahkan juga dijadwalkan menemui langsung Presiden Thomas Bach di Lausanne.

Terlepas dari seberapa banyak dukungan yang diberikan pemerintah dan masyarakat, Indonesia dihadapkan pada tantangan berat untuk mendapat status tuan rumah Olimpiade karena para pesaing datang dari negara-negara besar dan maju. Apakah Indonesia mampu mengungguli negara-negara seperti Australia, Korea Selatan-Korea Utara dan Qatar dalam bidding nanti? Itu belum termasuk Jerman dan Tiongkok yang juga sangat berminat menggelar pesta olahraga terakbar sejagad itu. (wib)

Tags: IOCKomite Olimpiade IndonesiaOlimpiade 2032Raja Sapta Oktohari

Berita Terkait.

alex
Olahraga

Hasil Liga Champions: PSG-Atletico Menang dengan Skor Identik

Kamis, 9 April 2026 - 09:09
bayern
Olahraga

Hasil Liga Champions: Bayern dan Arsenal Sukses Bungkam Tuan Rumah

Rabu, 8 April 2026 - 09:19
gt
Olahraga

Dihadiri Sean Gelael, Indonesia Incar Talenta Baru di GT World Challenge Asia 2026

Rabu, 8 April 2026 - 06:06
hoki
Olahraga

Tiket Asian Games di Tangan, Timnas Hoki Putra Kini Bidik Final

Selasa, 7 April 2026 - 23:43
Champions-League
Olahraga

Jadwal Perempatfinal Liga Champions: Panas di Parc des Princes, Membara di Bernabeu

Selasa, 7 April 2026 - 10:01
Bali-United
Olahraga

Bali United vs PSBS: Serdadu Tridatu Tak Ingin Sekadar Main Cantik

Senin, 6 April 2026 - 13:04

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.