• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Melulu Ciptakan Tukang, Dirjen Diksi: Kampus Jangan Terjebak Pada Hardskill Saja!

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 25 Maret 2021 - 17:41
in Nasional
Dirjen Pendidikan Vokasi (Diksi), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Wikan Sakarinto.

Dirjen Pendidikan Vokasi (Diksi), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Wikan Sakarinto.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dirjen Pendidikan Vokasi (Diksi), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Wikan Sakarinto mengatakan, program link and match adalah strategi besar untuk maju bersama antara pendidikan vokasi dan dunia industri.

“Program link and match sekarang betul-betulan, tuntas dan konperhensif. Berbeda dengan dulu yang hanya seremoni saja. Perubahan apapun di kampus, industri tidak pernah tahu,” ujar Wikan Sakarinto dalam penandatanganan 160 Skema Sertifikasi Nasional LSP P1 Pendidikan Tinggi Vokasi Direktorat Kemitraan serta Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Kamis (25/3/2021).

BacaJuga:

Mendikdasmen: PAUD Jadi Modal Dasar Penanaman Rasa Percaya Diri pada Anak

1,7 Juta Siswa Madrasah dan Santri Ikuti AN dan TKA 2026

6 Tuntutan Utama Buruh di May Day 2026: Singgung PHK hingga Pajak

Ia menyebut, ada delapan rancangan pada program link and macth (8+i). Delapan rancangan tersebut di antaranya: kurikulum disusun bersama industri dan disepakati industri, kurikulum standar yang menjawab soft skill. Karena selama ini pendidikan vokasi terjebak pada hard skill saja.

“Vokasi seolah-olah mau ciptakan tukang terus,” ucapnya.

Kemudian rancangan selanjutnya adalah pembelajaran berbasis projek untuk setiap mata kuliah di perguruan tinggi. Lalu ada rancangan dosen tamu dari industri 50 jam per semester per program studi (Prodi).

“Resep ini yang akan menjawab menu selera industri,” ungkapnya.

Rancangan berikutnya, masih ujar Wikan, program magang minimal satu semester dan sertifikasi profesi untuk mahasiswa dan dosen yang diakui oleh industri. Dengan fokus pada lima rancangan tersebut harus disertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Sertifikasi profesi ini yang memastikan kompetensi. Benar atau tidak kompetensi yang dimiliki sesuai dengan industri, benar atau tidak kurikulum dan cara ajarnya berfungsi sempurna,” terangnya.

Wikan menegaskan, penandatanganan 160 Skema Sertifikasi Nasional LSP P1 Pendidikan Tinggi Vokasi Direktorat Kemitraan serta Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri wujud nyata pernikahan pendidikan vokasi dengan dunia industri.

“Link and match ini bukan saja pacaran, tapi sudah menikah dengan standar yang sudah ditetapkan,” katanya.

Menurut Wikan, skema kompetensi sudah ada sejak dahulu. Namun lahirnya 149 kompetensi kali ini merupakan rekor. Dan merupakan wujud keintiman tingkat tinggi antara pendidikan vokasi dan dunia industri.

“Kalau sertifikasi ini sudah clear, maka kurikulum harus merujuk sertifikasi ini, termasuk bagaimana mengajarnya. Jangan kemudian kampus membuat kurikulum lagi,” ujarnya.

“Kalau tidak salah ini ada 149 skema dengan 67 LSP yang terlibat dari perguruan tinggi di Indonesia. Jadi banyak perguruan tinggi yang terlibat dalam penyusunan ini,” imbuhnya. (nas)

Tags: Dirjen DiksiDirjen Pendidikan Vokasikampus

Berita Terkait.

abdul
Nasional

Mendikdasmen: PAUD Jadi Modal Dasar Penanaman Rasa Percaya Diri pada Anak

Selasa, 7 April 2026 - 04:40
siswa
Nasional

1,7 Juta Siswa Madrasah dan Santri Ikuti AN dan TKA 2026

Selasa, 7 April 2026 - 00:30
demo
Nasional

6 Tuntutan Utama Buruh di May Day 2026: Singgung PHK hingga Pajak

Senin, 6 April 2026 - 23:23
kai
Nasional

KAI Upayakan Percepatan Evakuasi KA Bangunkarta di Bumiayu

Senin, 6 April 2026 - 22:52
baksar
Nasional

RDP Komisi III DPR RI, Legislator Ini Ungkap Pelanggaran Etik di Tubuh Polri

Senin, 6 April 2026 - 21:11
ptba
Nasional

Tahan Banting! PTBA Catat Lonjakan Produksi di Tengah Tekanan Global

Senin, 6 April 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1070 shares
    Share 428 Tweet 268
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    725 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    704 shares
    Share 282 Tweet 176
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.