• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Koreksi Mata Uang Kawasan, Rupiah Kendor

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 22 Februari 2021 - 23:55
in Ekonomi
Ilustrasi lembaran mata uang rupiah dan dolar AS. Foto: Antara/Puspa Perwitasari/am

Ilustrasi lembaran mata uang rupiah dan dolar AS. Foto: Antara/Puspa Perwitasari/am

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan ditutup melemah atau kendor, seiring koreksi mayoritas mata uang kawasan. Rupiah ditutup melemah 53 poin atau 0,37 persen ke posisi Rp14.118 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.065 per dolar AS.

“Dolar menguat karena imbal hasil treasury AS telah meningkat dengan rilis data penjualan ritel yang kuat, tetapi ada kenaikan tak terduga dalam jumlah klaim pengangguran,” kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Senin (22/2/2021).

BacaJuga:

Jejak Hijau di Balik Tambang Emas: Cara NHM Pulihkan Alam Gosowong

Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap Stabil hingga Akhir 2026

Kemenkop–MUI Bersinergi, Dorong Koperasi Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat

Sebanyak 861.000 klaim diajukan selama minggu sebelumnya, meningkat dibandingkan perkiraan 765.000 klaim dan 848.000 klaim yang diajukan selama minggu sebelumnya.

Paket stimulus Covid-19 senilai USD 1,9 triliun yang diusulkan oleh Presiden AS Joe Biden juga terus meningkat, setelah Dewan Perwakilan Rakyat AS pada akhir pekan merilis undang-undang yang ditargetkan oleh anggota parlemen untuk disahkan dalam seminggu.

Di sisi bank sentral, Gubernur Federal Reserve (Fed) Jerome Powell akan menyampaikan laporan kebijakan moneter tengah tahunan kepada Komite Perbankan Senat pada Selasa (23/2). Investor akan mengamati tanda-tanda kekhawatiran atas biaya pinjaman jangka panjang yang lebih tinggi di pihak Powell.

Dari domestik, jumlah kasus Covid-19 cenderung menurun. Hanya dalam waktu dua minggu kasus infeksi harian turun lebih dari 30 persen, namun hal tersebut lebih diakibatkan oleh penurunan jumlah tes yang dilakukan.

Tingkat kasus positif Covid-19 di dalam negeri juga masih berada di ambang mengkhawatirkan. Tingkat positif Covid-19 secara nasional masih di atas 25 persen, jauh dari ambang batas aman versi Organisasi Kesehatan Internasional (WHO) yang dipatok di lima persen.

Pemerintah juga memperpanjang periode pembatasan aktivitas. Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro diperpanjang hingga 8 Maret 2021.

Di sisi lain, adanya banjir di sejumlah wilayah pulau Jawa terutama di kawasan Jabodetabek yang menjadi jantung perekonomian, juga menjadi risiko lain yang patut diwaspadai. Selain kerugian ekonomi dan terhambatnya aktivitas masyarakat, banjir juga berpotensi menimbulkan penyakit lain serta peningkatan risiko penularan Covid-19 di berbagai tenda pengungsian.

“Dengan kondisi data eksternal dan internal yang kurang mendukung, mengakibatkan arus modal asing kembali keluar dari pasar finansial dalam negeri, sehingga wajar kalau mata uang garuda kembali melemah,” kata Ibrahim seperti dilansir Antara.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.070 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.070 per dolar AS hingga Rp14.130 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin menunjukkan rupiah melemah Rp14.098 per dolar AS, menguat dibandingkan posisi pada hari sebelumnya Rp14.085 per dolar AS. (aro)

Tags: kursrupiah

Berita Terkait.

nhm
Ekonomi

Jejak Hijau di Balik Tambang Emas: Cara NHM Pulihkan Alam Gosowong

Selasa, 7 April 2026 - 20:12
pom
Ekonomi

Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap Stabil hingga Akhir 2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:02
menkop
Ekonomi

Kemenkop–MUI Bersinergi, Dorong Koperasi Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat

Selasa, 7 April 2026 - 19:52
honda
Ekonomi

Spesial Promo Kartini, Miliki Motor Honda Impian dengan Benefit Lebih dan Voucher Oli Gratis

Selasa, 7 April 2026 - 16:24
Perwira
Ekonomi

Strategi Ngebut PHR Tahan Produksi Migas Rokan Tetap Stabil

Selasa, 7 April 2026 - 14:25
Petugas
Ekonomi

Manfaatkan Fasilitas KITE, PT Mahkota Triangjaya Sukses Ekspor Perdana Bulu Mata Tembus Belanda

Selasa, 7 April 2026 - 11:42

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1128 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    741 shares
    Share 296 Tweet 185
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.