• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

WHO: Gua Kelelawar di Wuhan Harus Diteliti

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 5 Februari 2021 - 02:36
in Internasional
Ilustrasi (NPS Photo by Shawn Thomas)

Ilustrasi (NPS Photo by Shawn Thomas)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Seorang anggota tim peneliti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang bertugas mencari petunjuk asal usul Covid-19 di Kota Wuhan, China, mengatakan perlu melacak elemen genetik virus di gua-gua kelelawar.

Peter Daszak, ahli zoologi dan ahli penyakit hewan, mengatakan tim di Wuhan telah menerima informasi baru tentang bagaimana virus, yang pertama kali diidentifikasi di kota itu pada akhir 2019, menyebabkan pandemi.

BacaJuga:

Iran lebih Percaya Vance Daripada Witkoff dan Kushner Untuk Dialog

Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel

Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran

Daszak, yang terlibat dalam penelitian tentang asal-usul Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) pada 2002-2003, menelusuri asal usul virus ke kelelawar yang tinggal di sebuah gua di Provinsi Yunnan di China barat daya.

“Penelitian serupa perlu dilakukan jika kita ingin menemukan asal mula satwa liar yang sebenarnya dari Covid-19,” kata Daszak, kepala Aliansi EcoHealth yang berbasis di New York.

“Pekerjaan semacam itu, untuk menemukan kemungkinan sumber dari kelelawar, penting karena jika kita dapat menemukan sumber virus mematikan ini, kita dapat mengurangi kontak dengan hewan-hewan itu,” ujar dia kepada Reuters dalam sebuah wawancara.

Tidak jelas apakah China saat ini mengambil sampel dari banyak gua kelelawar, tetapi virus yang mirip dengan SARS-CoV-2 sebelumnya telah ditemukan di Yunnan.

Daszak mengatakan tim di Wuhan telah menerima informasi baru tentang bagaimana virus itu menyebabkan pandemi, tetapi tidak menerangkan lebih lanjut.

“Saya melihat gambaran yang datang dari beberapa skenario tampak lebih masuk akal daripada sebelumnya,” kata dia.

Satu skenario yang sedang diteliti lebih dekat oleh tim adalah kemungkinan bahwa virus tersebut mungkin telah beredar jauh sebelum pertama kali diidentifikasi di Wuhan.

“Itu adalah sesuatu yang kelompok kami lihat dengan sangat intens untuk melihat tingkat penularan komunitas yang mungkin terjadi lebih awal. Pekerjaan sebenarnya yang kami lakukan di sini adalah melacak kembali dari kasus pertama kembali ke reservoir hewan, dan itu jalan yang jauh lebih berbelit-belit, dan mungkin telah terjadi selama beberapa bulan atau bahkan tahun,” tutur Daszak, menjelaskan.

Dia tidak menjelaskan lebih lanjut tetapi mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa virus itu muncul dari laboratorium.

Asal muasal virus corona telah menjadi sangat dipolitisasi menyusul tuduhan, terutama oleh Amerika Serikat (AS), bahwa China tidak transparan dalam penanganan awal wabah tersebut.

Beijing telah mendorong gagasan bahwa virus itu berasal dari tempat lain.

Para penyelidik telah mengunjungi rumah sakit, fasilitas penelitian, dan pasar makanan laut tempat wabah pertama diidentifikasi, meskipun kontak mereka di Wuhan terbatas pada kunjungan yang diselenggarakan oleh otoritas China, tuan rumah mereka.

Daszak mengatakan pihak berwenang China tidak menolak permintaan tim untuk mengunjungi fasilitas atau bertemu dengan tokoh-tokoh penting.

“Tentu saja tidak mungkin untuk mengetahui apa yang tidak diberitahukan kepada Anda, tetapi apa yang saya lihat di China, dan apa yang dilihat kelompok ini di China, adalah apa yang kami minta, kami diizinkan melakukannya,” kata Daszak. (bro)

Tags: Chinacovid-19Wuhan

Berita Terkait.

Bendera-Iran
Internasional

Iran lebih Percaya Vance Daripada Witkoff dan Kushner Untuk Dialog

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:37
Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel
Internasional

Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:33
Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran
Internasional

Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran

Rabu, 25 Maret 2026 - 00:13
Protes
Internasional

Konflik Iran Picu Kekecewaan, Tentara AS: Tak Mau Mati Demi Israel

Senin, 23 Maret 2026 - 22:18
Asap
Internasional

Rusia Ingatkan Bahaya Nuklir Imbas Serangan AS-Israel di Bushehr

Senin, 23 Maret 2026 - 20:06
Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk
Internasional

Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk

Senin, 23 Maret 2026 - 14:31

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2675 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Besok, CFD Jakarta Ditiadakan selama Libur Lebaran 2026

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.