• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ubah Pola Pikir, KPM Naik Kelas Jadi PKH Mandiri

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 31 Januari 2021 - 11:26
in Nusantara
Usaha Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Foto: Kemensos

Usaha Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Foto: Kemensos

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kisah sukses Sumiati dan Ncoh sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Graduasi Mandiri tak lepas dari dukungan banyak pihak. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor Mustakim menyatakan bahwa persentase graduasi KPM Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayahnya masih kecil karena adanya penambahan kuota setiap tahun.

“Per 2021 ini ada 140.994 KPM PKH di Kabupaten Bogor. Perubahan selalu ada karena jumlah KPM PKH yang dinamis disebabkan berbagai hal, antara lain KPM Graduasi Alamiah (tidak adanya lagi komponen), KPM Graduasi Mandiri, pindah alamat dan data ganda,” jelas Mustakim, Minggu (31/1/2021).

BacaJuga:

Bentrok Warga di Adonara Ternyata Konflik Tanah Ulayat, Bukan Proyek Kopdes Merah Putih

Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik

Polisi Gugur saat Bertugas Pengamanan Lebaran di Yogyakarta

Meskipun begitu, lanjut Mustakim, Dinas Sosial Kabupaten Bogor sebagai mitra Kementerian Sosial (Kemensos) bersinergi dengan SDM PKH agar PKH tetap bisa menghasilkan KPM yang mandiri.

“Selain itu, kami mendukung efektivitas PKH dengan memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta kepada KPM Graduasi dan memberikan beasiswa bagi anak-anak KPM sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Peran pendamping PKH dianggap krusial sebagai salah satu katalisator keberhasilan KPM PKH. Aab Munawar selaku Pendamping Sumiati dan Ncoh menjelaskan, bahwa mandirinya KPM dimulai dari perubahan pola pikir mereka sendiri.

“Pendamping selaku fasilitator memberikan edukasi dan motivasi bagi KPM. Apabila mereka sudah berniat untuk sukses maka tugas pendamping adalah mengarahkan agar usaha mereka meningkat,” kata Aab.

Edukasi dan motivasi yang diberikan pendamping merupakan hasil binaan diklat Family Development Session (FDS) dan Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH serta coaching dari Supervisor PKH.

“Seluruh ilmu tersebut ditransfer ke KPM agar bisa diaplikasikan di aspek kehidupan mereka,” ujarnya.

Sekretaris Desa Koleang Wawan Setiawan turut mendukung keberlangsungan usaha yang dilakukan oleh kedua warganya.

“Pihak desa merasa bersyukur, bangga sekaligus terharu karena usaha yang dirintis oleh Ibu Sumiati dan Ibu Ncoh mendapat perhatian dari Kemensos dan Dinas Sosial Kabupaten Bogor,” katanya.

Ke depannya, menurut Wawan, Desa Koleang akan mengupayakan pemberdayaan masyarakat setempat.

“Ibu Sumiati dan Ibu Ncoh tentu tidak bisa sendirian dalam menjalankan usaha mereka. Oleh karena itu kami berharap usaha mereka akan semakin berkembang dengan penyerapan warga Desa Koleang agar semuanya bisa sama-sama berhasil dan terangkat perekonomiannya,” ujarnya. (nas)

Tags: kabupaten bogorkecamatan jasingakpmpkhusaha ayam potong

Berita Terkait.

Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Nusantara

Bentrok Warga di Adonara Ternyata Konflik Tanah Ulayat, Bukan Proyek Kopdes Merah Putih

Kamis, 26 Maret 2026 - 00:41
Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik
Nusantara

Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:51
Kakorlantas Sebut Mudik 2026 Nihil Insiden Menonjol di Tengah Laka Maut Tol Pejagan
Nusantara

Polisi Gugur saat Bertugas Pengamanan Lebaran di Yogyakarta

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:41
Khofifah
Nusantara

Khofifah: HUT ke-22 Tagana Memperteguh Komitmen Kemanusiaan Relawan

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:08
Aep-Syaepuloh
Nusantara

Bupati Karawang Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Maut Majalengka

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:16
Tim-SAR
Nusantara

Tim SAR Bagi Dua Grup Cari Pendaki Hilang di Gunung Dako Tolitoli

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:06

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2675 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Besok, CFD Jakarta Ditiadakan selama Libur Lebaran 2026

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.