• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Tipping Point

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 29 Januari 2021 - 06:01
in Disway
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Dahlan Iskan

INDOPOSCO.ID – Tidak disangka. Pada 2021 menjadi tipping point bagi mobil listrik. Atau sudah disangka. Oleh sebagian kecil saja.

BacaJuga:

Mati Efisien

Lebaran Rezeki

Kubus Kubik

Segala macam keraguan menjadi tidak relevan lagi. Segala macam pertanyaan menjadi terlihat sepele. Yang ogah-ogahan terasa langsung ketinggalan.

Norwegia jadi pelopornya: tahun lalu penjualan mobil listrik di sana sudah melampaui mobil bensin. Untuk pertama kalinya. Dan terus pula menggelinding.

Di sana penjualan mobil listrik sudah mencapai 55 persen. Pasar mobil bensin tinggal 45 persen. Bola salju sedang menggelinding di Norwegia. Dan akan terus menggelinding ke negara-negara lain.
Terutama Tiongkok.

Tesla tidak cukup membangun satu giga-factory di Shanghai. Begitu giga-factory pertama berproduksi Tesla langsung membangun giga-factory kedua –di sebelahnya.

Jumlah merek mobil listrik di sana sudah tidak bisa dihitung dengan semua jari. Bahkan ada merek yang khusus untuk kelas murah. Kelas menengah. Kelas mahal.

Semua itu dipicu oleh satu: kemajuan ilmu pengetahuan di bidang baterai. Yang daya tahannya naik terus. Yang harganya turun terus.

Dalam lima tahun terakhir harga baterai turun 50 persen. Dan masih akan turun lagi. Masih bisa sekitar 25 persen lagi –lima tahun ke depan.

Dulu, harga baterai untuk satu mobil listrik sama dengan harga lengkap mobil bensin. Itu harga baterainya saja. Tapi pengembang mobil listrik terus berusaha menguasai teknologinya.
Kini harga baterai itu begitu turunnya. Sehingga pada 2021 ini akan terjadi tipping point aspek lainnya: harga mobil listrik sudah bisa lima persen lebih murah dari harga mobil bensin.

Itu sudah termasuk dihapusnya subsidi pajak untuk mobil listrik. Maka, tahun ini, penjualan mobil listrik akan naik 100 persen dari tahun lalu –tipping point yang lain lagi.

Di Amerika pun dilakukan survei terhadap 2.000 pemilik mobil listrik. Bagaimana rencana mereka ke depan? Kalau mereka akan membeli mobil baru lagi?

“Sekitar 91 persen mengatakan secara tegas tidak mau lagi balik ke mobil bensin,” tulis media otomotif di Amerika. Bukan berarti selebihnya akan balik kucing. Mereka lagi mikir-mikir.

Harga baterai saat ini adalah 90 dolar/kWh. Terjun bebas dari 180 dolar/kWh. Enam tahun lalu. Dan ke depan akan tinggal 60 dolar/kWh.

Masa depan yang kita tunggu itu ternyata sudah tiba sekarang. Pada 2021 ini.
Saya pun tidak mau berpikir lagi apakah kita harus punya mobil listrik nasional. Tidak relevan lagi. Sudah ketinggalan. Tidak akan terkejar.

Yang penting, harus mobil listrik –siapa pun pemiliknya, apa pun mereknya. Tesla ok, Tiongkok ok, Vietnam pun ok. Apa boleh buat.

Dalam hal mobil listrik posisi awal kita sebenarnya seperti Tiongkok. Demikian juga posisi cara berpikirnya.
Penduduk besar. Kesejahteraan rakyat naik terus –meski tidak meroket. Minat membeli mobil terus menjulang.

Dari mana bensinnya? Jawabnya Anda sudah tahu: impor, impor, impor. Ekonomi kita pun seperti badan yang digerogoti kanker. Segala macam kanker menjadi satu di impor itu: subsidi, monopoli, fasilitas, korupsi, devisa, inflasi… Sebut saja semua kanker ada di situ.

Negara lain sudah memasuki tahap tipping point.
Tinggal kapan kita menyusul. (*)

Tags: disway

Berita Terkait.

disway
Disway

Mati Efisien

Rabu, 25 Maret 2026 - 08:00
disway
Disway

Lebaran Rezeki

Selasa, 24 Maret 2026 - 08:00
disway-Minggu-780x470
Disway

Kubus Kubik

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:00
disway
Disway

Revisi Neom

Sabtu, 21 Maret 2026 - 08:00
disway
Disway

Iran Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:00
disway-kamis
Disway

Hari Kemenangan?

Kamis, 19 Maret 2026 - 08:00

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2675 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Besok, CFD Jakarta Ditiadakan selama Libur Lebaran 2026

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.