Megapolitan

1.722 Pelanggaran Terjadi di Kota Tangerang selama PPKM Darurat

INDOPOSCO.ID – Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) gencar melakukan operasi di 13 kecamatan setiap harinya.

Sekretaris Satpol PP Kota Tangerang, Agus Prasetya mengatakan, hingga Selasa (20/7/2021), tercatat ada 1.722 pelanggaran yang dikenakan sanksi dengan jenis pelanggaran yang beragam, seperti adanya masyarakat yang tidak memakai masker saat keluar rumah, restoran atau rumah makan yang melewati batas jam operasional, hingga masih menyediakan makan di tempat.

“Sesuai aturan PPKM Darurat, rumah makan hanya boleh menerima pesanan online, pesan antar dan dibawa pulang. Tidak boleh makan di tempat guna meminimalisasi penyebaran Covid-19. Namun masih didapati rumah makan yang menyediakan makan di tempat sehingga perlu ada penegakan aturan,” ujar Agus, Rabu (21/7/2021).

Agus mengatakan, demi memperkuat aturan, sanksi pelanggaran pun ditetapkan dan disesuaikan dengan jenis pelanggaran bagi perorangan maupun pelaku usaha.

Diketahui, telah ada 14 pelaku usaha yang mendapatkan penyegelan, 27 pelaku usaha yang terkena penyitaan barang, serta 98 pelaku usaha yang terkena denda administratif karena tidak mematuhi jam operasional dan masih menyediakan makan di tempat.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button